DetikSport
Selasa 10 Mei 2016, 15:29 WIB

Rivaldo Soroti Ancaman Keamanan di Olimpiade Rio

Kris Fathoni W - detikSport
Rivaldo Soroti Ancaman Keamanan di Olimpiade Rio Foto: Matthew Stockman/Getty Images
Rio de Janeiro - Mantan pesepakbola Brasil Rivaldo menyarankan agar turis atau suporter tak perlu datang ke Rio De Janeiro pada momen Olimpiade 2016 mendatang salah satunya karena alasan keamanan.

Hal itu dilontarkan Rivaldo, yang sebenarnya justru orang Brasil, terkait dengan tewasnya seorang remaja putri berusia 17 tahun pada akhir pekan setelah adanya laporan baku tembak di kota Rio pada akhir pekan.

"Di Rio de Janeiro pagi tadi bandit sudah membunuh gadis berusia 17 tahun ini," tulis Rivaldo di Akun Instragram-nya seraya menautkan foto korban tersebut. "Di Brasil situasi terus bertambah buruk."

"Saya menyarankan kepada semua orang yang berencana datang ke Brasil atau mendatangi Olimpiade di Rio, untuk tetap di negara asalmu saja. Di sini jiwamu bisa terancam," lanjut pria yang di antaranya pernah membela Barcelona dan AC Milan itu.

"Belum lagi rumah sakit umum dan seluruh kekacauan politik di Brasil. Cuma Tuhan yang bisa mengubah situasi di Brasil kami," tutur Pemain Terbaik FIFA 1999 yang kini bermukim di AS tersebut.

Olimpiade tahun ini akan dilangsungkan di Rio pada 5-21 Agustus mendatang. Persiapan pesta olahraga multicabang itu sendiri sudah diganggu sejumlah insiden yang membuat kelayakan Rio dipertanyakan. Dalam pernyataannya, Amnesti Internasional mengklaim bahwa 11 orang terbunuh dalam konfrontasi dengan polisii di kawasan favela kota Rio pada bulan lalu.

Ada pula kerisauan mengenai aspek kesehatan, terkait kadar polusi air dan penyebaran virus Zika di Brasil. Selain itu resesi ekonomi dan instabilitas politik menambah kerisauan yang ada.

Terkait virus Zika itu Amir Attaran, profesor hukum dan kesehatan publik di Universitas Ottawa, menyebut bahwa Olimpiade Rio harusnya ditunda atau dipindahkan ke venue lain karena ancaman epidemik di Brasil. Profesor asal Kanada tersebut juga memprediksi setengah juta orang yang datang ke Olimpiade dan Paralimpik tahun ini berisiko menjadi penyebar virus Zika sepulangnya mereka ke negara asal. Menurutnya, dalam artikel di Canadian Press, Komite Olimpiade Internasional dan Badan Kesehatan Dunia sudah bertindak tak bertanggung jawab dengan membiarkan Olimpiade tetap dilangsungkan.


(krs/nds)

Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed