Pelatihnya, Craig Christian, menyebut Daud sudah semakin pintar di atas ring dan fisik Daud jauh lebih kuat dari sebelumnya.
Craig memberikan penilaian tersebut setelah melihat hasil dari 12 kali sparring dengan dua petinju Australia, Corey McConnell dan Brandon Ogilvie. Daud dinilainya sudah menjalankan dasar-dasar tinju sesuai arahannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati begitu, Craig juga mengakui bahwa ia masih harus cerewet kepada Daud karena petinju asal Kalimantan Barat itu masih suka lupa dengan apa yang diajarkannya.
"Saya ingin mengembalikan Daud seperti saat pertama kali ia belajar tinju di Pontianak. Itulah tugas pelatih, membenahi gaya bertarung anak asuhnya," tambahnya.
Menyoal lawan tanding Daud, yaitu Christian Refael Coria, Craig menyebut yang paling penting ada menampilkan permainan agresif dan menerapkan teknik dasar bertarung.
"Terutama pukulan-pukulan jab (lurus). Untuk itulah, program latihan yang diberikan kepada Cino selama ini adalah menerapkan strategi dasar dalam bertinju," ungkapnya. Β
Sementara itu, Promotor dari Mahkota Promotions, Raja Sapta Oktohari, telah memastikan Daud akan memiliki opsi untuk bisa merebut gelar Juara Dunia kelas ringan jika menang pada pertarungan di Montevideo, Uruguay, tersebut. Okto sudah melakukan komunikasi dengan World Boxing Assosiation (WBA) baru-baru ini. Untuk diketahui, gelar juara dunia ad interim kelas ringan WBA saat ini tengah lowong.
"Ini merupakan hasil komunikasi kami dengan WBA. Nantinya, pertandingan di Uruguay juga akan disaksikan oleh Presiden Uruguay (Tabare Vazquez) dan sejumlah jajaran kabinetnya. Pertarungan Daud juga akan disiarkan oleh jaringan televisi internasional," pungkas dia.
(mcy/roz)











































