"Kalau investasi proses ya. Setiap saat saya berinvestasi. Artinya apapun. Tetapi yang berupa fisik dan sekarang sedang bangun tempat adalah sasana. Saya pikir, ke depan tempat itu bisa menopang saya dan keluarga jika tidak aktif lagi di olahraga," tutur Daud dalam kunjungannya ke kantor redaksi detikcom kemarin (20/6).
Sasana Daud Yordan dibangun di tengah kota Sukadana, Kalimantan Barat, tempat di mana ia dan keluarganya tinggal. Selain gym, ia juga berencana membangun asrama yang bisa menampung 20 atlet. Sejumlah fasilitas lain juga akan dibuat dan terpusat di satu lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nantinya sasana itu juga akan menampung petinju-petinju pemula atau atlet usia muda yang ingin menyerahkan masa depannya sebagai seorang petinju.
"Untuk prestasi biasanya saya buka untuk semua. Tapi bagusnya memang dari kecil. Sementara yang umum, saya bebaskan. Jadi sifatnya lebih sebagai member."
![]() |
Ditambahkan Daud, saat ini dirinya telah memiliki tiga petinju yang sudah dilatihnya sebagai petinju profesional. Mereka dijadwalkan akan bertanding pada akhir Juli dan Agustus mendatang.
"Petinju saya sudah profesional. Dengan adanya mereka, saya belajar membina tinju di masa saya aktif. Saya pikir mereka bisa menjadi generasi saya berikutnya. Kebetulan ada bantuan teman juga bantu untuk pelatih dan lain-lain.
"Ya, mudah-mudahan bisa selesai dalam waktu tidak terlalu lama lagi dan bisa berjalan," ungkap Daud.
(mcy/a2s)












































