Daud diproyeksikan untuk melakoni pertarungan perebutan gelar juara dunia pada akhir tahun. Kandidat calon lawannya adalah juara kelas ringan WBC, Jorge Linares, juara kelas ringan WBA, Anthony Crolla, dan juara kelas ringan super WBA, Ricky Burns.
Petinju 29 tahun itu pada awal Juni kemarin naik ring di Uruguay untuk mengalahkan Cristian Rafael Coria dari Argentina. Kemenangan angka mengantarnya naik ke urutan pertama dalam daftar peringkat kelas ringan (lightweight) versi WBA, sekaligus menyandang sabuk juara WBA internasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Lihat di sini, foto-foto Daud Yordan saat bertandang ke kantor detikcom]
Daud mendapat jatah libur tiga pekan oleh manajemen guna memulihkan kondisinya. Selain itu, istirahat juga diperlukan si atlet untuk menghilangkan kejenuhan setelah hampir setengah tahun menjalani latihan dan pertandingan.
"Masa-masa sekarang adalah masa saya istirahat karena pada saat TC nanti akan lebih panjang lagi. Jadi supaya tidak jenuh atau bosan maka saya harus full istirahat. Tapi tidak terlalu banyak, karena ini pun sudah masuk pekan kedua saya libur," ujarnya.
Diceritakan Daud, selain pulang ke rumahnya di Sukadana, ia juga akan mengunjungi orangtuanya di Simpang Dua.
"Saya mau pulang ke rumah orang tua menemui bapak. Karena ibu saya sudah beberapa bulan tinggal sama saya. Sekarang gantian ke bapak dulu, karena bapak 'kan jaga rumah," ucapnya seraya tertawa.
"Kalau sudah pulang ke rumah, apalagi kalau tidak lama, biasa saya tidak kemana-mana. Ya di rumah saja. Paling-paling keluarga yang berdekatan berkumpul. Kami dari dayak biasanya potong daging, bikin pesta kecil-kecilan juga. Untuk syukuran," imbuh dia.
Selamat berkumpul bersama keluarga!
(mcy/a2s)











































