DetikSport
Kamis 23 Juni 2016, 20:27 WIB

Ini Alasan Lombok Jadi Lokasi Lomba Paralayang Tingkat Dunia

Yudhistira Amran Saleh - detikSport
Ini Alasan Lombok Jadi Lokasi Lomba Paralayang Tingkat Dunia Foto: ist (Dokumentasi Lanud Rembige, Mataram, NTB)
Mataram - Agustus mendatang Lombok akan jadi tuan rumah ajang paralayang tingkat dunia. Apa sebab tujuan wisata di Nusa Tenggara Barat itu dipilih?

Komandan Pangkalan Udara Rembiga, Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kolonel Pnb Bambang Gunarto, menjelaskan alasan terpilihnya Lombok sebagai lokasi paralayang tingkat dunia. Menurut lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 1993 ini, Lombok dipilih karena anginnya yang konstan.

"Paralayang itukan prinsipnya tergantung angin. Nah kebetulan di Are Guling itu kan anginnya konstan. Jadi itu alasannya paralayang diselenggarakan di Lombok," kata Danlanud Rembige Kolonel Pnb, Bambang Gunarto, saat konfrensi pers di Taman Budaya, Jalan Majapahit, Mataram, NTB, Kamis (23/6/2016).

Bambang juga mengatakan bahwa NTB merupakan surga bagi olahraga paralayang. "Oleh sebab itu mereka (dunia) melihat bahwa NTB merupakan surga bagi olahraga paralayang," lanjutnya.

Lombok akan menjadi lokasi untuk kejuaraan dunia paralayang bertajuk Paragliding Accuracy World Cup 2016, yang akan dihelat pada 4-8 Agustus. Arena yang akan menjadi tempat pertandingan yaitu di Are Guling. Bukit tersebut sudah dirapikan menjadi tingkat internasional untuk lomba paralayang tingkat dunia.

Untuk lebih mempromosikan ajang tersebut, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB akan berangkat ke Jakarta usai Idul Fitri. Promosi akan berlangsung di Tugu Monas ketika kegiatan Car Free Day (CFD) pada tanggal 17 Juli mendatang.

"Kami memang rencananya mau promosi Bulan Budaya Lombok Sumbawa. Nah karena ada lomba ini besok setelah MTQ Nasional maka tak ada salahnya kita promosikan juga. Rencananya kami promosikan pada 17 Juli 2016 di CFD, Monas, Jakarta," kata Kepala Disbudpar NTB, Muhammad Faozal, di Taman Budaya, Jalan Majapahit, Mataram, NTB, Kamis (23/6/2016).

"Diharapkan dengan promosi di Jakarta banyak yang tahu kemudian orang-orang pada ingin wisata ke Lombok dan Sumbawa. Apalagi Agustus nanti kita ada kejuaraan internasional untuk paralayang. Siapa tahu ada masyarakat di Jakarta yang ingin menonton. Untuk itulah kita promosikan," lanjutnya.

Faozal juga menerangkan, para atlet paralayang nantinya juga akan dibawa keliling Lombok dan Sumbawa dalam rangka city tour. "Diharapkan setelah city tour ini, para atlet bisa menceritakan tentang Lombok dan Sumbawa ke temannya di sana, saudaranya, dan juga rekan-rekannya," tutur Faozal.

Lomba paralayang tingkat dunia atau Paragliding Accuracy World Cup (PGAWC) 2016 ini juga rencananya akan dipromosikan juga di Kota Mataram pada tanggal 24 Juli. Akan ada juga pameran foto tentang paralayang.

Selain paralayang, dalam waktu dekat Lombok juga akan menjadi venue seri dunia untuk ajang sepeda bertajuk Gran Fondo New York. Inilah kali pertama Indonesia masuk kalender GFNY, sekaligus negara Asia satu-satunya dalam musim 2016/2017. [Baca: GFNY Indonesia 2016, Jelajah Lombok dengan Sepeda]




(yds/din)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed