Venue balapan MXGP 2017 berlokasi di sekitar jembatan Batu Rusa II, tidak jauh dari pantai Pasir Padi. Youthstream selaku promotor kejuaraan berkeliling di sekitar lokasi yang masih berupa tanah kosong.
"Ini harus diuruk," ucap Director Organisations Youthstream, Nikos Gounaris di kawasan sekitar jembatan Batu Rusa II, Pangkalpinang, Bangka Belitung, Jumat (24/6/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lintasannya akan sepanjang 1,8 km dengan lebar 7 meter. Di kanan kirinya ada space selebar 2 meter untuk ambulans melintas. Jadi kita bersihkan 11 meter," terangnya.
Gounaris menjelaskan, yang paling penting dari seluruh arena sirkuit bukan hanya lintasan, tapi infrastruktur pendukungnya. Seperti hospitality, paddock, promotion area, fans zone, helipad dan lain-lain.
Arena untuk publik akan diletakkan dengan posisi di atas untuk memberikan kenyamanan pada penonton. Selama pertandingan berlangsung, jalan raya yang menuju Jembatan Batu Rusa II ditutup.
"Kita akan membuat ini tampak bagus dan nyaman," lanjut Gounaris.
"Kehadiran saya ke sini adalah untuk menemukan solusi yang paling mudah dan murah," imbuhnya sambil terkekeh.
Sirkuit MXGP di sekitar jembatan Batu Rusa II ini diklaim bakal menjadi sirkuit dengan panorama terindah. Sebab kawasan ini hanya berjarak sekitar 1 km dari pantai Pasir Padi yang merupakan pantai andalan Kota Pangkalpinang.
Sejak yang terakhir pada 1997 di Bandung, MXGP akhirnya kembali ke Indonesia mulai tahun depan sampai 2019 mendatang. Pangkalpinang telah ditunjuk sebagai tuan rumah kejuaraan motocross paling bergengsi itu.
(khf/rin)











































