Pada gelaran tahun ketiganya, event golf yang berada di bawah naungan Asian Development Tour (ADT) ini total akan diikuti 144 peserta dari berbagai negara. Ini merupakan satu-satunya tour golf ADT pertama dan satu-satunya di Indonesia musim ini yang memberikan tambahan poin bagi peserta di ranking dunia.
"Kami bangga menjadi pionir yang secara konsisten mendukung generasi baru dari pegolf Asia melalui event ini," kata Chairman Ciputra Group, Ciputra, dalam jumpa pers di kawasan Kuningan, Jakarta, Jumat (29/7/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain mendapatkan hadiah sebesar 17.500 dollar, pemenang turnamen ini akan mendapatkan enam poin di Official World Golf Ranking (OWGR), di mana enam pegolf terbaik juga akan mendapatkan poin berdasarkan skala sliding.
Tak hanya itu, melalui ajang ini para pegolf tanah air dapat mengambil kesempatan untuk meningkatkan skill agar bisa masuk ranking dunia. Saat ini hanya dua pegolf profesional Indonesia yang menduduki ranking 1.000 dunia, yakni George Gandranata dan Denny A. Wijaya.
"Saya optimistis bisa tampil sebaik mungkin. Persiapan saya mungkin selain mental juga fisik. Karena baru sembuh cedera jadi lebih jaga fisik supaya jangan sampai cedera lagi," kata atlet Indonesia yang lain, Rinaldi Adiyandono.
Rinaldi yang kini berada di peringkat 80 nasional itu menyebut semua pemain lokal punya kans yang sama untuk menjadi yang terbaik. Bahkan, sebelumnya dia akan lebih dulu tampil di Indonesian Golf Tour sebagai pemanasan.
"Saya sudah konsultasi dengan pelatih dan siap untuk tampil. Tapi, dari saya harus terus tingkatkan dari segi mental. Saya tidak berekspektasi tinggi kali ini, semoga hasilnya bisa mengikuti," ucap dia.
(mcy/a2s)











































