Penyelenggaraan TAFISA akan digelar di Taman Impian Jaya Ancol pada pada 6-12 Oktober 2016. Untuk venue pembukaannya akan dipindah dari yang sebelumnya di pantai Laguan, menjadi di Pantai ABC, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta.
"Pembukaan fix di Taman Impian Jaya Ancol. Hanya memang venue-nya saja yang dipindah dari pantai Laguan ke pantai ABC," kata Ketua Umum Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Formi), Hayono Isman, usai rapat teknis TAFISA bersama Menpora Imam Nahrawi, di Audiotorium Wisma Kemenpora, Senayan, Rabu (7/9/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski venue dipindah namun Hayono meyakini hal tersebut tak akan mengurangi kualitas internasional dari acara pembukaannya.
"Yang berbeda mungkin dari segi ukuran panggungnya yang mengecil dan orkestranya tidak jadi live. Rencana semula saat di pantai Laguan, kami memang inginnya orkestra live. Tetapi karena ini panggungnya kecil, jadi hanya direkam di studio kemudian dibawa ke panggung," Hayono menjelaskan.
Selain itu, untuk kapasitas yang hadir di venue mungkin tidak akan sebanyak seperti di pantai laguan yang mampu menampung puluhan ribu orang. Di pantai ABC kapasitasnya hanya sekitar 7 ribu orang.
"Karenanya di pantai ABC itu hanya untuk undangan tamu VVIP dan peserta TAFISA. Sementara untuk publik tidak bisa nonton secara langsung."
"Tapi kami sudah menyiapkan beberapa layar LED yang dipasang di beberapa titik di luar. Jadi publik yang datang malam Minggu di ancol bisa menonton pembukaan yang spektakuler. Karena lewat pembukaan adalah jendelanya Indonesia," katanya.
Sehubungan dengan itu, Hayono mengharapkan bantuan dari semua pihak terkait. Khususnya Kementerian BUMN dan Pengprov DKI Jakarta untuk bisa membantu dalam hal pendanaan.
"Kami berharap Menteri BUMN, Rini Soemarno, bisa membantu perusahaan-perusahaan milik negara untuk bisa apakah itu CSR, atau sponsorship, apakah itu kombinasi keduanya untuk memberikan dukungan anggaran pembukaan dan penutupan. Selain itu, kami juga mengharapkan dukungan dari Pemprov DKI, memang kami sudah dibantu RP 11 Miliar, tapi kalau bisa kami minta tambahan supaya jadi Rp 15 Miliar dan dari Bekraf juga 15 miliar, sisanya dari CSR," imbuhnya. (mcy/din)











































