Dalam kunjungannya di BX Rink, Bintaro, Tangerang, Jumat (7/10), Menpora menonton sejumlah atraksi dari beberapa nomor ice skating, mulai dari figure skating, ice hockey, dan short track speed serta aksi individu peserta lainnya.
Dari banyaknya peserta ice skating, ada satu yang termuda. Dia adalah bocah bernama Melody Asri Fatimah yang berusia 7 tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menpora pun mengaku kagum dan takjub dengan atraksi yang diperlihatkan Melody saat meliuk-liukan badannya di atas es. Pria 43 tahun itu bahkan sempat mewawancari bocah tersebut.
"Cita-cita Melody apa?" kata Menpora.
"Saya ingin menjadi atlet ice skating Indonesia dan bisa bermain di kejuaraan-kejuaraan internasional," sahut Melody.
Mendengar jawaban itu Menpora tersenyum bangga. Dia mengaku sangat senang ada anak kecil yang sudah memiliki cita-cita mengharumkan nama Indonesia melalui ice skating.
"Bapak doakan semoga Melody bisa mewujudkan cita-citanya. Yang terpenting berusaha dan berdoa," kata Menpora.
Pria asal Bangkalan ini pun ingin mendorong agar ice skating juga memiliki kompetisi yang berjenjang. Meski Indonesia bukan negeri es, Menpora sangat bangga ketika mengetahui Indonesia bisa berprestasi di olahraga ice skating.
"Indonesia ini 'kan tidak ada musim yang memungkinkan untuk memainkan ice skating atau musim dingin, meskipun di beberapa daerah ada. Tapi banyak anak Indonesia melakukan terobosan deras agar mereka bisa jadi atlet ice skating hebat. Buktinya mereka bisa jadi juara, di kejuaraan-kejuaraan atau laga eksebisi.
"Ini adalah peran masyarakat, orang tua bahwa semakin banyak lagi yang mencintai ice skating. Tidak hanya teknik, tapi juga disiplin. Pemerintah akan mendorong, tidak hanya di TAFISA saja ada ice skating, tapi di event-event lainnya," katanya.
Mencari Atlet-Atlet Ice Skating Berbakat Lewat TAFISA Games |
(ads/a2s)











































Mencari Atlet-Atlet Ice Skating Berbakat Lewat TAFISA Games