Cabang pentaque dan bocche, misalnya, yang dipentaskan di areal Pantai Lagoon, dari pantauan detiksport pada Sabtu (8/10) siang menyita cukup perhatian pengunjung. Apalagi Menpora Imam Nahrawi datang dan ikut mencoba permainan tersebut. Setelah itu cukup banyak pengunjung yang minta foto bersama sang menteri.
![]() |
![]() |
Meski terlihat lebih ramai, namun antusiasme pengunjung pada event TAFISA pun terlihat biasa-biasa saja. Mereka hanya melihat-lihat sebentar, lalu asyik dengan aktivitas pikniknya.
"Ancol ya memang lebih ramai kalau weekend. Kayaknya sih, belum tentu mereka yang ke sini niat ingin nonton TAFISA. Saya saja baru tahu ada event ini pas kemarin," ucap seorang life guard yang tak mau disebutkan namanya kepada detiksport.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Detiksport juga memantau pertandingan sepakbola pasir di pinggir Pantai Lagoon dan permainan sedunia, yang dimainkan di atas papan/meja, di Eco Park.
"Bagaimanapun kami senang diundang ke acara ini, karena kami ingin sekali memperkenalkan dan melestarikan permainan-permainan rakyat yang tersebar di seluruh pelosok nusantara. Setiap permainan memiliki filosofinya sendiri-sendiri," ujar Abah Hendra dari Komunitas Hong yang bermarkas di Kota Bandung, Jawa Barat.
Domino, misalnya, atau yang lebih populer disebut 'gaple', dituturkannya sebagai sebuah permainan yang penuh makna. Balak kosong selalu menjadi pembuka permainan karena hidup bermula dari "tidak ada apa-apa", kemudian bagaimana mengisinya.
![]() |
"Menurut catatan kami, di Indonesia saja ada sekitar 2.600 permainan rakyat," tambah Abah.
Sayangnya, keramaian penonton tidak didapatkan. Apalagi Ancol siang ini sempat dihiasai gerimis. Hiruk-pikuk Olimpiade-nya olahraga rekreasi ini lebih berasal dari kalangan peserta.
![]() |
Panitia, Jakarta TAFISA Games Organizing Committte (JATGOC), yang diketuai Hayono Isman, mendapat kritik atas penyelenggaraan event ini. Selain sosialiasi yang sangat rendah dan tak kreatif, penyelenggaraannya pun terkesan seadanya. Petunjuk lokasi venue-venue di Ancol tak banyak, sehingga untuk mencarinya tak mudah.
Presiden Joko Widodo yang semula dijadwalkan membuka event ini nanti malam pun kabarnya batal, dan akan digantikan oleh Wapres Jusuf Kalla.
Ah, sayang sekali.
(a2s/krs)
















































