Sebelumnya, di kategori 11 KM dan 21 KM para peserta menjalani start di Ambarawa, Jawa Tengah dan mengikuti jalur rel kereta. Namun, kali ini peserta diajak untuk ikut merasakan rute yang juga dilintasi kategori 100 KM.
Di kategori 21 KM, lomba diikuti total 201 peserta termasuk dari Prancis, Singapura, Belgia, Thailand, Swiss, Jepang, Kanada, Belanda, Jerman, Denmark dan Amerika Serikat. Start lomba akan dilakukan pada Minggu (9/10/2016) pukul 06.00 WIB dengan batas waktu enam jam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dulu kita lari mengikuti rel kereta api [di Ambarawa] sekarang kita ubah ke rute lari trail mengikuti ultra. Tahun ini totally berbeda di lari kategori pendek. Peserta akan start dan finis di MesaStila.
"Dengan perubahan rute maka medannya pun jauh lebih berat sekarang. Namun, pemandangan yang disuguhkan juga jauh lebih spektakuler," imbuh Agus, yang juga sering mengikuti perlombaan serupa di luar negeri ini.
Sedangkan di kategori 11 KM diikuti oleh total 82 peserta. Selain Indonesia, mereka juga datang dari Thailand, Belanda, Prancis, Inggris Raya, Malaysia, dan Belgia. Start lomba akan dilakukan 30 menit setelah kategori 21 KM.
Selain rute yang lebih sulit, para peserta berpotensi akan menghadapi tantangan lain seiring hujan diperkirakan akan mengguyur Magelang di sepanjang waktu lomba.
(rin/krs)











































