Menpora dan Erick Thohir Lakukan Kunjungan ke Kompleks GBK

Menpora dan Erick Thohir Lakukan Kunjungan ke Kompleks GBK

Mercy Raya - Sport
Kamis, 13 Okt 2016 14:50 WIB
Menpora dan Erick Thohir Lakukan Kunjungan ke Kompleks GBK
Foto: Mercy Raya/detikSport
Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi melakukan kunjungan ke venue-venue di Gelora Bung Karno, Kamis (13/10/2016). Dia ditemani Ketua INASGOC, Erick Thohir, dan perwakilan Satgas Renovasi GBK.

Tiba pukul 10.00 WIB, Menpora lebih dulu melakukan rapat internal dengan para pejabat terkait Asian Games. Usai rapat, dia langsung lanjut tinjauan ke area GBK.

Adalah venue lapangan tenis menjadi lokasi pertama yang dituju. Imam berjalan kaki dari gedung PPK-GBK menuju lapangan tersebut ditemani Erick Thohir dan beberapa jajaran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di sana Imam sempat bercengkrama dengan pelatih tenis Deddy Prasetyo yang saat itu tengah melatih petenis junior.

Setelah beberapa menit, Imam berjalan menuju bagian dalam lapangan tenis (incourt), di sana dia disambut oleh para pekerja yang tengah merenovasi bangunan.

Dari pantauan detikSport, bagian dalam dan luar lapangan tenis sudah mulai banyak dibongkar. Kursi- kursi tribun di bagian indoor telah dicopot. Beberapa pekerja juga ada yang fokus membenahi bagian dinding venue.

Tidak lama di venue tenis, Imam langsung menuju Stadion Utama GBK. Kali ini menaiki mobil dinasnya.

Dia harus bergerak cepat karena sudah ditunggu agenda lain, yaitu rapat kerja dengan Komisi X DPR RI pukul 14.00 WIB.

Di Stadion GBK, Imam menyempatkan juga berkomunikasi dengan pimpinan dari pekerja sana. Dia menanyakan soal perkembangan dari stadion yang dibangun sejak tahun 1962 tersebut.

"Bagus (hasil tinjauan tadi). Jadi kalau ada masyarakat bilang bahwa Kemenpora Kementerian PUPR tidak siap, saya kira kita harus membantu karena kita melihat secara langsung bagaimana kerja teman teman di Satgas Renovasi GBK," kata Imam, di sela-sela tinjauan.

"Hasil tadi juga sebagai bentuk komitmen yang amat sangat serius dari Presiden dan pemerintah akan percepatan persiapan Asian Games 2018. Kami tidak ingin melewatkan satu saja kesempatan untuk kemudian memperlambat persiapan Asian Games dan kami melihat secara langsung, berkoordinasi secara langsung, dan memastikan bahwa hal-hal teknis sekecil apapun yang kita siapkan terkoordinasikan dengan baik hari ini," ujar Imam lagi.

Lebih jauh Imam mengungkapkan jika tidak ada istilah terlambat dalam hal pembangunan dan harus dimaklumi pengerjaan renovasi seperti ini tidak bisa seperti memytar balikan tangan.

"Jadi tidak ada istilah bahwa kita terlambat dan sesungguhnya harus dimaklumi bahwa pengerjaan ini tidak seperti membalikkan tangan. Butuh waktu dan kami berterimakasih betul kepada Satgas Asian Games yang menyiapkan semua dan akan kami lihat nanti pada bulan September-November 2017 sudah selesai," tutupnya. (mcy/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads