Aksi Dimas Ekky dan Andi Gilang di Seri Terakhir FIM CEV 2016

CEV International Championship

Aksi Dimas Ekky dan Andi Gilang di Seri Terakhir FIM CEV 2016

Kris Fathoni W - Sport
Senin, 21 Nov 2016 18:41 WIB
Aksi Dimas Ekky dan Andi Gilang di Seri Terakhir FIM CEV 2016
Foto: Astra Honda Motor
Valencia - Dimas Ekky Pratama dan Andi "Gilang" Farid Izidihar menyudahi FIM CEV musim ini seiring dengan berakhirnya seri terakhir di Valencia pada akhir pekan. Sama-sama tak puas, pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) itu bertekad lebih baik lagi di masa depan.

Gilang, yang beraksi di CEV Moto3 Junior World Championship, sempat melesat ke posisi tujuh dari posisi start 30 walaupun akhirnya gagal menuntaskan balapan. Di balapan kedua ia kembali bernasib sial dan terjatuh padahal balapan menyisakan delapan putaran lagi.

"Saya sudah melakukan persiapan yang matang menghadapi seri terakhir ini dan saya sangat yakin dengan kemampuan motor saya. Hasil kualifikasi memang tak sesuai harapan, tapi saya yakin bisa bersaing di grup depan," kata Gilang dalam rilis pers Astra Honda Motor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena terkena pinalti di race pertama saya start urutan 30, tapi saya terus melakukan tekanan dan berhasil bergabung dengan pebalap grup depan. Ketika saya di posisi ke-7, saya terjatuh di tikungan 4. Saya mencoba mengulangi di race kedua tapi kurang yakin dengan roda belakang karena susah dikendalikan di beberapa tikungan. Akhirnya ban belakang terus sliding, saya berusaha mengendalikan motor, tapi kaki saya menyentuh pedal rem belakang dan high side.

"Tahun ini menjadi pengalaman berharga bagi saya bersaing di kelas Moto3 Kejuaraan Eropa. Saya berharap tahun depan bisa lebih baik lagi," bebernya.

Aksi Dimas Ekky dan Andi Gilang di Seri Terakhir FIM CEVFoto: Astra Honda Motor
Sebagai rookie, Gilang menutup kejuaraan Moto3 Junior World Championship dengan menempati urutan 33 dengan pencapaian empat poin berkat finis ke-12 di Portimao, Portugal.

Sementara itu Dimas Ekky, yang menjalani satu race CEV Moto2 European Championship di Valencia, sempat memulai balapan dengan merangsek ke posisi dua dari posisi start enam. Saat balapan memasuki putarn enam, ia pun memimpin lomba. Namun, persaingan sengit kemudian membuat posisinya turun lagi ke peringkat enam. Usahanya menekan lawan kemudian justru membuat dirinya jatuh.

"Targetku adalah meraih podium karena sejak sesi kualifikasi saya bisa membuat kecepatan konstan, saya start dengan baik dan meraih posisi kedua dan memimpin balapan beberapa lap, tapi saat mempertahanan posisi dari tekanan pebalap lainnya, saya kehilangan grip roda depan," kata Dimas Ekky.

"Saya sangat kecewa dengan hasil balap kali ini. Saya memulai balapan dengan sempurna, tapi sirna pada akhirnya. Meski begitu, secara keseluruhan saya terpuaskan karena banyak membuat kemajuan di balapan tahun ini. Di paruh musim kedua, kami selalu berada di posisi top group dan ini sungguh menyenangkan. Beberapa kali saya bisa memimpin balapan, atau di posisi kedua dan ketiga.

"Jika saya balapan lagi di sini tahun depan, saya yakin bisa lebih bagus lagi. Saya sangat berterima kasih pada Astra Honda Motor (AHM) yang telah memberikan kesempatan berharga padaku, keluargaku dan seluruh masyarakat Indonesia yang terus mendukungku tahun ini," tuturnya.

Dimas Ekky menutup kejuaraan dengan menempati peringkat tujuh berkat 66 poin. Ini menjadi tahun keduanya di CEV Moto2 European Championship--tahun lalu Dimas Ekky meraih 29 poin untuk duduk di peringkat 13.


(krs/raw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads