Sebelumnya, INASGOC (Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee), alias panitia lokal Asian Games 2018, mengumumkan jika test event hanya melaksanakan 10 cabor. Agenda itu dihelat sekitar bulan Oktober hingga Desember.
10 cabang olahraga yang sudah ditetapkan dalam test event di bulan Oktober sampai Desember itu adalah atletik, panahan, basket, Bulutangkis, tinju, sepakbola, pencak silat, taekwondo, voli, dan angkat besi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, INASGOC membuat rencana baru. Agar panitia pelaksana perlombaan mulai familiar dengan peralatan dan kesiapan venue teruji, 31 cabang olahraga lain yang akan dipertandingkan di Asian Games 2018 juga digeber. Ajang itu direncanakan digelar mulai Februari 2017.
"Semua cabang olahraga harus diberi kesempatan untuk pemanasan. Mereka harus mulai mengenal manajemen pertandingan sebelum benar-benar menangani Asian Games," kata Muddai Madang, wakl presiden INASGOC, dalam bincang dengan pewarta di Senayan, Jakarta, Rabu (21/12/2016).
"Nanti kami akan mengundang 10 negara peserta Asian Games. Kami akan pilih beberapa negara yang punya atelt jagoan dalam cabang olahraga itu, sebagian lainnya yang bisa diatasi atlet Indonesia," ucap Muddai.
"Soal pendanaan akan diambil dari Rp 500 miliar yang dijanjikan pemerintah akan cair di awal tahun ini," ucap dia. (fem/din)











































