Reli Gudang Garam Indonesia 2005
Rifat Pimpin Klasemen
Minggu, 10 Apr 2005 20:05 WIB
Bandar Lampung - Pereli tim Pertamina Prima XP, Rifat Sungkar, untuk sementara memimpin klasemen leg pertama Gudang Garam Rally of Indonesia 2005 di Bandar Lampung, Sabtu (9/4/2005). Rifat dibayangi oleh adik kandungnya Rizal Sungkar. Rifat, yang didampingi oleh Karel Harilatu, dengan mobil Proton Ert berhasil mencatat total waktu satu jam 4 menit 36 detik setelah menyelesaikan tujuh Special Stage (SS) dari delapan SS yang direncanakan ditempuh para pereli hari Sabtu ini. Di posisi kedua Rizal, yang juga membawa nama Pertamina Prima XP, menempel sang kakak dengan selisih waktu 0:15 detik. Sementara juara nasional, Herry Agung, bersama co-driver Hade Mboi harus puas di posisi ketiga dengan total waktu satu jam 5 menit 48 detik. Posisi keempat ditempati pereli senior Ricardo Gelael, yang melaju bersama mobil Subaru Impresa. Ricardo, yang didampingi Faryd Sungkar, mencatat total waktu satu jam 9 menit 8 detik disusul oleh Sadikin Aksa/Mago Sarwono di posisi kelima. Di leg pertama ini, para pereli menjalani start dari GOR Saburai, sebelum menuju SS pertama di daerah Gunung Kapal dan dilanjutkan ke Way Semah Ratai, Natar dan Langkapura. Namun, SS kedelapan (Langkapura) dibatalkan karena hujan membuat lintasan menjadi berbahaya. Usai lomba, Rifat mengakui bahwa lintasan saat lomba ini lebih baik dari dua hari sebelumnya saat menjajal lintasan. "Kondisi lintasan lebih baik meskipun SS kedelapan dibatalkan karena hujan," katanya saat jumpa pers usai leg pertama di GOR Saburai. "Saya sangat berkonsentrasi di SS kedua, karena di ss ini saya kehilangan banyak waktu pada kejuaraan tahun lalu. Pokoknya tim kami, Pertamina Prima XP, akan berusaha mempertahankan posisi dengan bermain aman besok," tegas Rifat. Sementara Herry Agung mengaku hasil yang dicapai di leg pertama sudah maksimal. Sebabnya dia tampil dengan cedera di tangannya. "Sejak SS pertama, saya bertekad untuk berbuat baik, tapi tangan kiri saya sakit, hasil ini sudah maksimal dan tak mungkin bisa melebihinya lagi," kata Herry yang tampil memakai Misubishi Evolution VI. Sedangkan Ricardo Gelael menyatakan terjun ke reli karena kangen. Oleh karenanya dia tidak terlalu ngotot di putaran ini. Pengusaha retail ini mengatakan bahwa ini hanya persiapan bagi dirinya untuk tampil di reli selanjutnya."Saya kembali terjun ke reli karena kangen, namun usia memang tidak bisa bohong, kalau pun saya bisa menempati peringkat keempat karena pertolongan mobil yang saya beli dari Inggris. Ini hanya pemanasan sebelum tampil di Medan," tandasnya. (mel/)