Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Gatot S. Dewa Broto, yang juga Kepala Komunikasi Publik Kemenpora mengatakan untuk menjadi komandan kontingen seorang CdM harus bisa menjadi leader dan punya waktu untuk atlet tidak hanya saat penyelenggaraan tetapi juga pada saat persiapan.
"Kami belajar dari SEA Games Singapura, Asian Games Incheon, dan Olimpiade Rio de Janeiro. Ada lima syarat yang kami tetapkan. Pertama, dia betul-betul harus bisa menjadi leader yang klop, dia juga harus betul-betul waktunya full team, tidak hanya pada saat eventnya tetapi saat persiapanya juga," ucap Gatot.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menyoal apakah CdM harus dari kalangan pengusaha seperti sebelumnya, Gatot mengatakan hal itu terbuka kemungkinan tetapi tidak bersifat wajib.
"Saya kira tidak ada kriteria khusus harus pengusaha atau tidak, karena baik pengusaha atau pejabat sejauh punya link bisa mendapat nilai plus finansial juga," jelas dia.
"Yang jelas untuk posisi CdM apakah akan berulang dengan orang yang sebelumnya pernah menjabat, hal tersebut tidak akan terjadi. Masih banyak sumber daya manusianya. Itu clear," tukas dia. (mcy/din)











































