Sebelumnya, ratas selalu membahas persiapan-persiapan yang bersifat umum. Bahkan dalam rapat koordinasi yang digelar tanggal 14 Februari kemarin, antara Deputi IV Kemenpora, Deputi Kepala BPKP bidang Polhukam, INASGOC, KONI Pemda DKI, perwakilan Sumsel, perwakilan Jabar, dan sejumlah Kementerian dan Lembaga Non Kementerian serta TNI dan Polri, pun belum masuk ke pokok bahasan secara detail.
Walhasil, pembahasan masih kurang fokus. Selain membahas soal venue, ada juga pembahasan soal kesiapan cabor di Palembang, juga soal anggaran yang harus direncanakan dan digunakan dengan hati-hati. Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi akhirnya mengusulkan untuk membahas segala kesiapan Asian Games 2018 dengan membaginya per sektor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan memusatkan pokok bahasan saat rapat terbatas, maka Kemenpora juga akan lebih mudah untuk meminta anggaran.
"Harapannya pada saat ratas prestasi itu pak menteri bisa mencolek Kemenkeu. 'Ini loh kebutuhan kami'. Jadi bukan seperti ratas yang sudah-sudah selalu bahasannya general-general saja. Hal ini supaya mereka juga mengerti fokus kita apa saja," jelas Gatot.
Ratas Asian Games 2018 selanjutnya akan berlangsung pada 22 Februari mendatang.
(mcy/krs)











































