Dominannya Pebalap-Pebalap Belgia di MXGP

Dominannya Pebalap-Pebalap Belgia di MXGP

Novitasari Dewi Salusi - Sport
Jumat, 03 Mar 2017 15:34 WIB
Dominannya Pebalap-Pebalap Belgia di MXGP
Foto: Thananuwat Srirasant/Getty Images
Jakarta - MXGP bisa dibilang sebagai MotoGP-nya balapan motocross. Tapi, tak seperti MotoGP yang didominasi rider Italia dan Spanyol, MXGP dirajai oleh pebalap-pebalap Belgia.

MXGP adalah ajang balap motocross paling elit di dunia. Sama seperti MotoGP, ajang ini juga berada di bawah FIM (FΓ©dΓ©ration Internationale de Motocyclisme).

Sudah digelar selama 60 tahun, MXGP melahirkan juara-juara dunia dari berbagai negara. Tapi, satu negara yang paling menonjol adalah Belgia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

[Baca juga: Mengenal MXGP, MotoGP-nya Balapan Motocross]

Pebalap-pebalap Belgia merajai tiga kelas yang pernah dipertandingkan di MXGP sejak 1957. Di kelas 500cc, pebalap-pebalap Belgia punya total 24 gelar juara dunia. Sementara di kelas 250cc dan 125cc, Belgia masing-masing punya total 18 dan 11 gelar juara dunia.

Stefan Everts, yang merupakan pebalap paling sukses dengan 10 gelar juara dunia, juga berasal dari Belgia. Pria yang sudah pensiun sejak 2006 lalu itu punya tiga gelar di kelas MX1, satu gelar di kelas MXGP, dua gelar di kelas 500cc, tiga gelar di kelas 250 cc, dan satu gelar di kelas 125cc.

Dari daftar 10 besar pebalap dengan gelar juara dunia terbanyak, Belgia menempatkan tujuh pebalapnya. Tiga posisi lainnya masing-masing ditempati Italia, Finlandia, dan Swedia.

Tapi, sejak 2008, dominasi pebalap Belgia terputus --terutama di kelas MX1 dan MXGP-- kendati masih tetap menghuni tiga besar klasemen akhir. Pebalap-pebalap Italia mulai unjuk kekuatan dengan menjuarai tujuh dari sembilan musim terakhir.

Di kelas MX1 yang kini diubah menjadi MXGP, dominasi pebalap Belgia dipatahkan oleh David Philippaerts (Italia) pada 2008. Setelahnya, Antonio Cairoli, yang juga berasal dari Italia, kemudian jadi yang terbaik selama enam musim secara berturut-turut sejak 2009.

Cairoli pula lah pebalap yang punya gelar juara dunia yang paling mendekati Everts. Pebalap berusia 31 tahun itu sudah punya delapan gelar juara dunia (5 kali di kelas MX1, satu kali di kelas MXGP, dan dua kali di kelas MX2).

Sementara itu, tahun lalu gelar juara dunia kelas MXGP jadi milik Tim Gajser. Pemuda berusia 20 tahun itu jadi orang Slovenia pertama yang merebut gelar juara dunia MXGP.

Aksi Grajser, Cairoli, serta crosser-crosser dunia bisa dinikmati di Pangkalpinang akhir pekan ini. Seri kedua MXGP akan digelar di Sports Center GOR Sahabudin Pangkalpinang pada 4-5 Maret 2017.

[Baca juga: Jadwal MXGP Pangkalpinang]

(nds/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads