Saat melakoni balapan di sirkuit GOR Sahabuddin Pangkalpinang, Sabtu (4/3/2017), Nancy menjadi pemenang di nomor MXW. Dia melahap sebanyak 11 lap dengan catatan waktu 26 menit 31,788 detik.
Kondisi lintasan yang penuh lumpur karena guyuran hujan sebelum balapan menjadi kendala utama bagi seluruh pebalap. Bahkan, sesi kualifikasi nomor MXGP dan MX2 batal digelar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir hari ini sangat bagus, saya memenangi seluruh pertunjukkan dan saya memimpin dari awal sampai akhir. Itu bagus, tapi di saat terakhir saya mengalami crash, saya terjebak di lumpur tapi akhirnya bisa keluar. Jadi saya senang," kata Nancy saat berbincang dengan pewarta di paddock.
"Sangat berat, karena lumpurnya bisa membuat ban motor masuk ke tanah terlalu dalam hingga sulit untuk mengikuti line dan bisa melompat karena dengan lumpur motornya jadi pelan. Jika dibuat lebih rata dan tak hujan lagi besok bakal sempurna."
"Tak lebih berat dibandingkan sirkuit lain karena ada juga yang dibangun seperti ini, bukan permanen. Seperti di Swiss, nyaris sama."
"Saya lebih suka balapan di sirkuit kering, karena dengan kondisi sirkuit seperti ini sanat berbahaya, sekali Anda jatuh atau terjebak, maka Anda tak bisa balapan lagi."
Nancy mengakui ada kemungkinan balapan besok dibatalkan jika hujan deras mengguyur. Tapi kalau itu tak terjadi, dia bertekad kembali mencatatkan kemenangan.
"Saya tak tahu besok, mungkin balapan dibatalkan kalau ada guyuran hujan deras. Mereka sudah membahas kemungkinan untuk membatalkan balapan besok. Tapi, kalau tetap digelar saya ingin menang lagi," pebalap peringkat dua musim 2016 itu. (cas/raw)











































