DetikSport
Senin 13 Maret 2017, 17:50 WIB

Upaya ISSI Hidupkan Tour de Indonesia: Berburu Sponsor dan Tingkatkan Grade

Mercy Raya - detikSport
Upaya ISSI Hidupkan Tour de Indonesia: Berburu Sponsor dan Tingkatkan Grade Foto: (Tour de Singkarak)
Jakarta - Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) berhasrat menghidupkan Tour de Indonesia lagi. Mereka tengah berburu sponsor dan berusaha meningkatkan grade balapan.

Setelah vakum selama lima tahun, Tour de Indonesia kembali digelar Juli 2017. PB ISSI membuat beberapa perubahan signifikan dalam balapan tersebut.

Perubahan itu menyangkut titik finis. Jika dalam perhelatan sebelumnya, Tour de Indonesia start dari Jakarta dan finis di Bali, maka kali ini cuma sampia Banyuwangi.

Tour de Indonesia direncanakan bergulir dalam tujuh etape. Start dimulai dari Banten menuju Borobudur, kemudian menuju Jogja, Solo dan Semarang. Setelah itu bergulir ke daerah Jawa Timur dan ditutup di Banyuwangi.

Ketua Umum PB ISSI, Raja Sapta Oktohari, mengatakan persiapan Tour de Indonesia masih berjalan sesuai dengan rencana. Saat ini, dia tengah berusaha menggaet sponsor.

"Sejauh ini masih on the track. Kami belum dapat sponsor. Namun, ada yang menarik dari itu semua. Kami ada potensi menaikkan ratingnya dari sebelumnya 2.2 menjadi 2.1 atau sekalian di atasnya HC (Hors Categorie atau beyond categorization) seperti Tour de Langkawi," kata Okto ketika ditemui di Wisma Kemenpora pada Senin (13/3/2017).

Perubahan grade itu dengan alasan agar Tour de Indonesia tak kehilangan gengsi. Sebab, beberapa tahun belakangan Indonesia memiliki cukup banyak ajang balap sepeda jalan raya. Di antaranya, Tour de Ijen dan Tour de Singkarak (grade 2.2)

"Yang jelas hasil dari Bahrain kemarin, kita harus punya event internasional seperti tour de langkawi atau di atasnya. Nah, saya pikir kami sudah siap," ujarnya.

"Perubahan itu bisa kita lakukan dalam waktu berapa bulan. Sekarang yang penting adalah mencari sponsor karena ini event bagus.

"Event ini juga bisa menjadi free event yang bagus untuk Asian Games 2018 nanti," ucap dia.

Dari jadwal yang ada pada UCI, Tour de Indonesia belum masuk jadwal. Agenda balapan di Indonesia yang sudah tercatat adalah Tour de Lombok mulai 13-16 April dan Tour de Banyuwangi Ijen 12-16 September.
(mcy/fem)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed