DetikSport
Selasa 14 Maret 2017, 12:00 WIB

Gaduh Netizen Soal Desain Nike untuk Hijaber, Ini Tanggapan Atlet

Arina Yulistara - detikSport
Gaduh Netizen Soal Desain Nike untuk Hijaber, Ini Tanggapan Atlet Foto: Francois Nel/Getty Images for FBMA
Abu Dhabi - Rencana Nike untuk meluncurkan Nike Pro Hijab menuai pro dan kontra. Para atlet berhijab buka suara.

Nike Pro Hijab akan diluncurkan tahun depan. Namun Nike sudah membuat bocoran dengan menyebutkan bahan dasar, warna, dan kisaran harga jilbab instan tersebut.

Produsen apparel asal Amerika Serikat itu melibatkan para atlet dunia dalam pengembangan produk. Di antaranya, Zahra Lari atlet ice skating dari Uni Emirat Arab, Manal Rostom (pelari dan atlet triathlon Mesir), dan Amna Al Haddad (lifter UAE).

[Baca juga: Desain Khusus Nike untuk Hijaber]

Masyarakat merespons dengan beragam rencana itu. Ada yang pro dan sebagian lain kontra.

Mereka yang kontra menilai dengan meluncurkan Nike Pro Hijab, Nike mendukung penindasan terhadap kaum wanita. Selain itu, muncul protes yang menyebut Nike mengomersialisasikan hijab.


Amna, mantan lifter UAE yang tampil di 2016 Rio de Janeiro, bersikukuh langkah Nike justru berimbas bagus buat perempuan berhijab yang doyan olahraga. Utamanya, para atlet yang dituntut tampil dalam turnamen.

Dengan riset yang dilakukan Nike, dia yakin atlet berhijab bakal bisa lebih berprestasi karena didukung produk yang oke. Lagipula, produsen apparel raksasa seperti Nike akan melihat pasar yang tengah berkembang, bukan cuma jilbab. Dalam perkembangannya, atlet berhijab makin tinggi jumlahnya.

Menurut laporan Venture Africa saat ini populasi sekitar 1,6 miliar di dunia. Jumlah itu sekitar 23% populasi dunia.

"Dari sudut pandangku sebagai mantan atlet yang memakai jilbab saat berkompetisi, dulu merek besar tidak melihat kebutuhan pasar karena waktu itu jilbab belum populer di kalangan masyarakat. Selain itu, masih jarang terdengar wanita berhijab olahraga atau menjadi atlet. Apalagi mengenakan jilbab saat berkompetisi dalam sebuah kejuaraan," tulis Amna di akun Facebook pribadinya.

"Ini fenomena baru dengan perempuan mengekspresikan kebutuhan sebagai atlet profesional untuk memperjuangkan hak memakai penutup kepala dan bisa setara saat tampil di tengah gelanggang. Kami tak bisa mengabaikan fakta ini. Sebagai atlet muslim kami sudah menyuarakan lewat media sejak 2011.

"Saya mendukung semua wanita muslim baik yang pakai jilbab maupun tidak. Tapi, dengan adanya 'Nike Pro Hijab' itu tentunya akan mendorong generasi atlet baru untuk terjun ke olahraga yang profesional," imbuh dia.



(fem/fem)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed