DetikSport
Kamis 23 Maret 2017, 13:07 WIB

Ritual Dan Jimat Sang Juara

Kevin Sanjaya Selalu Berdoa dan Minta Restu Orang Tua Sebelum Tanding

Mercy Raya - detikSport
Kevin Sanjaya Selalu Berdoa dan Minta Restu Orang Tua Sebelum Tanding Foto: dok. Humas PBSI
Jakarta - Kevin Sanjaya memiliki ritual sebelum turun ke sebuah kejuaraan dan bertanding. Juara All England 2017 itu rajin berdoa dan minta restu kedua orang tuanya.

Kevin, 21 tahun, bersama Marcus Fernaldi Gideon menjadi nomor satu dunia ganda putra. Itu setelah mereka menjadi juara All England 2017.

Kevin mempunyai kebiasaan sebelum pertandingan.

"Pakaian sih (wajib bawa). Jimat tidak ada, paling berdoa saja. Masa jimat-jimatan," kata Kevin kemudian tertawa.

{Baca Juga: Ritual dan Benda Kesayangan sebagai 'Jimat' Para Atlet]

Menurut Kevin, daripada menggunakan jimat sebagai keberuntungan. Dia lebih memilih rutin berdoa.

"Saya percaya sama yang di Atas (Tuhan) saja, berdoa tidak perlu jimat," ujar bungsu dua bersaudara itu.

Selain berdoa, dukungan kedua orangtuanya, Sugiarto Sukamulajo dan Winartin Niawati, juga menjadi motivasi tersendiri bagi karirnya sampai saat ini.

"Orang tua mendukung penuh saya untuk bermain bulutangkis. Awalnya pun saya bisa terjun ke bulutangkis karena sering melihat papah latihan di lapangan belakang rumah. Akhirnya coba-coba sendiri," tutur pemuda asal Banyuwangi, Jawa Timur itu.

"Papa juga yang mengantar saya untuk ikut audisi umum Djarum Beasiswa Bulutangkis. Saat itu papa bilang kasih yang terbaik saja," kata Kevin yang mengoleksi empat gelar juara BWF Super Series/Super Series Premier itu.


(mcy/fem)

Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed