Keputusan Presiden RI Nomor 15 tahun 2017 tentang Panitia Nasional Penyelenggaraan Asian Games 2018 telah terbit. Di dalam Keppres itu, Panitia Nasional dibagi menjadi tiga unsur yaitu pelaksana INASGOC, pelaksana bidang sarana dan prasarana, serta pelaksana bidang prestasi olahraga.
Khusus INASGOC, terdiri dari Ketua KOI Erick Thohir dan wakil ketua dijabat oleh Letnan Jenderal TNI (purn) Sjafrie Sjamsoeddin. Sementara untuk posisi sekretaris diberikan kepada Eris Herryanto, menggantikan Harry Warganegara yang didapuk sebagai pelaksana tugas Sekretaris INASGOC.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami masih ada usulan untuk deputi-deputi yang akan menjabat di INASGOC setelah Keppres ini terbit," kata Erick.
Empat nama deputi dan satu ketua tim pengawas itu adalah Deputi I Keuangan Gatot S. Dewa Broto, Deputi II Games Operation Francis Wanandi, Deputi III Games Support Ahmed Solihin, Deputi IV Games Security & Traffic Asop Kapolri, dan Ketua Tim Pengawas Meris Wiryadi.
"Kami telah usulkan per hari ini kepada Bapak Jusuf Kalla. Tapi beliau masih berada di London rapat dengan pihak yang berpengalaman di sana," ujarnya.
Selain usulan deputi, INASGOC ternyata juga sedang diburu waktu soal kebutuhan ruang sekretariat. Hal ini penting untuk memudahkan pekerjaan dari panitia penyelenggara mengingat Asian Games sudah tinggal 1,5 tahun lagi.
Rencananya, gedung Serbaguna di Senayan, akan menjadi pilihannya. Gedung tersebut memiliki luas sekitar 1.200 sampai 2 ribu meter persegi, masih kurang dari yang dibutuhkan yaitu tiga sampai empat ribu meter.
"Kami telah meminta pengurus Gedung Serbaguna untuk menyiapkan lantai satu. Kami akan memakai gedung itu akhir Mei nanti sampai Desember 2018 ," kata Sekjen INASGOC, Eris Herryanto, dalam kesempatan yang sama.
(mcy/cas)











































