Pebalap Astra Honda Motor (AHM) yang membela tim Astra Honda Racing Team (AHRT) tersebut tampil kompetitif dalam Race 2 di Sirkuit Suzuka, Minggu (4/6/2017). Ia bahkan sempat memimpin balapan.
Akan tetapi, pengguna nomor 123 tersebut kemudian terjatuh di chicane menjelang garis finis pada putaran terakhir ketika dirinya sedang berusaha mempertahankan posisi tiga. Kemungkinan naik podium pun melayang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Timing-nya mungkin nggak pas. Nggak bisa kontrol motor jadi kelempar dari motor. Sempat memimpin tapi kurang beruntung. Ini jadi pengalaman buat saya di balapan-balapan selanjutnya," lanjutnya.
Pernahkah dirinya terjatuh di tikungan-tikungan akhir pada last lap seperti itu? "Belum sih, ini yang pertama dan (semoga) yang terakhir," jawab Rheza.
Rheza pada akhirnya masih bisa menyelesaikan balapan di posisi ke-15 untuk mengamankan satu angka dari Race 2. "Setang kiri patah, (mesin) motor mati," tuturnya menjelaskan imbas dari crash yang ia alami sehingga sempat kesulitan lanjut lagi.
Rheza meninggalkan Suzuka dengan raihan total 14 poin setelah di Race 1, Sabtu (3/6) kemarin, mendapatkan 13 poin berkat posisi finis keempat. Ia berada di posisi empat papan klasemen sementara dengan 74 poin, di bawah rider Thailand Anupab Sarmoon (92 poin), Takehiro Yamamoto (105 poin) asal Jepang, dan Gerry (125 poin) yang merupakan rekan satu tim Gerry.
Sementara itu Awhin Sanjaya, rider lain dari AHRT, menyudahi Race 2 di Suzuka pada peringkat enam atau empat posisi lebih dibandingkan hasilnya dalam Race 1. Baru kali ini membalap di Suzuka, ia menyebutnya sebagai pengalaman berharga.
Foto: Awhin Sanjaya (detikSport/Kris Fathoni W) |
"Di beberapa tikungan tempat saya melakukan kesalahan kemarin, (kini) sudah membaik. Tapi ada beberapa kesalahan yang masih harus saya perbaiki. Sirkuit ini sangat menantang karena tikungan-tikungannya. Berkat itu saya banyak belajar dan tambah pengalaman lagi," kata Awhin.
(krs/mfi)












































Foto: Awhin Sanjaya (detikSport/Kris Fathoni W)