Demikian dipastikan Imam dalam acara buka puasa bersama stakeholder pemuda dan olahraga yang dilangsungkan di Kantor Kemenpora, Jakarta, Senin (12/6/2017). Hadir dalam acara tersebut Ketua Komisi X DPR RI, Teuku Riefky Harsya, Sesmenpora, Gatot S Dewa Broto, serta stakeholder pemuda dan olahraga hingga eselon I dan II Kemenpora.
"Alhamdulillah honor atlet yang kemarin sempat terlambat sudah bisa dipastikan cair, saya baru saja mendapat kabar jika honor atlet yang sudah diproses Surat Perintah Membayar (SPM) dan sudah dikoreksi oleh KPPN tidak ada masalah, transfernya Insyallah dilaksanakan besok,"ucap Menpora dalam rilis yang diterima detikSport.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Imam Nahrawi melakukan buka puasa bersama stakeholder olahraga Indonesia Foto: Humas Kemenpora |
Namun begitu, tidak semua atlet yang honornya tertunda akan mendapatkan haknya besok. Beberapa atlet yang meminjam rekening, atau tidak ada kesamaan data, belum akan mendapat gaji.
"Sementara dari 830 atlet yang diajukan honor, terdapat 41 atlet pada bulan April dan 49 atlet pada bulan Mei belum bisa diproses oleh KPPN dikarenakan, dua atlet rekeningnya memiliki kesamaan atau pinjam rekening, nama KTP dan nomor rekening tidak sama, alamat dan NPWP tidak sesuai dan terdapat perbedaan tanda baca seperti titik, koma dan data atlet."
"Terhadap atlet yang tidak bisa diproses melalui SPAN malam akan di proses Kemenpora dengan harapan besok sudah bisa," tambah Menteri asal Bangkalan Madura tersebut. (mcy/din)












































Imam Nahrawi melakukan buka puasa bersama stakeholder olahraga Indonesia Foto: Humas Kemenpora