DetikSport
Jumat 18 Agustus 2017, 15:27 WIB

Ini Rencana Rekayasa Pengalihan Lalu Lintas di Monas Nanti Malam

Mercy Raya - detikSport
Ini Rencana Rekayasa Pengalihan Lalu Lintas di Monas Nanti Malam Foto: Grandyos Zafna.
Jakarta - Polda Metro Jaya menyiapkan rencana rekayasa pengalihan arus lalu lintas saat countdown Asian Games 2018. Plan itu akan dilakukan jika terjadi kemacetan.

Countdown atau hitung mundur menuju Asian Games di Monumen Nasional (Monas), Jakarta dihelat Jumat (18/8/2017) mulai pukul 19.00 WIB. Acara itu dihadiri Presiden Joko Widodo dan diramaikan sejumlah musisi Asia dan lokal.

Hitung mundur itu terbuka untuk umum. Bahkan, panitia pelaksana juga menggratiskannya.

Kepolisian membuat skenario rekayasa lalu lintas karena rentetan acara tersebut berpotensi menimbulkan kemacetan. Sampai petang ini, Kabag Ops AKBP Ditlantas Polda Metro Jaya, Gunawan, memastikan belum ada kemacetan berarti di area Monas.

"Untuk pengalihan arus hanya sebatas rencana jadi sifatnya situasional. Jadi kami masih lihat nanti malam. Apabila terjadi kepadatan kami buat pengalihan arus," kata Gunawan kepada detikSport.

Jika nanti kemacetan terjadi, Polda Metro Jaya sudah menyiapkan skenario rekayasa lalu lintas. Seperti apa?

- Arus lalu lintas yang datang dari Hayam Wuruk menuju Jalan Majapahit itu akan diarahkan belok kiri ke Jalan Juanda.

- Arus lalu lintas dari Lapangan Banteng ke Jalan Veteran maka dialihkan ke kanan menuju ke Jl. Kantor Pos.

- Selanjutnya dari Jl. Gunung Sahari menuju ke jalan Dr. Sutoyo akan diluruskan ke arah Senen. Itu apabila diperlukan.

- Kemudian, arus lalu lintas dari arah Merdeka Timur yang akan menuju ke arah Jalan Merdeka Utara dialihkan ke menuju Jl. Perwira.

- Lanjut untuk arus lalu lintas yang datang dari arah simpang lima Senen menuju RSPAD menuju ke arah Senen Raya.

- Kemudian untuk arus lalu lintas apabila terjadi kepadatan yang datang dari Cikini Raya menuju Ridwan Rais dialihkan menuju Kwitang Raya.

- Atau yang datang dari arah Kwitang diputarbalikkan kembali ke Kwitang Raya serta ke arah Timur. Selanjutnya untuk Kebon Sirih dilanjutkan ke Kwitang Raya.

- Untuk arus lalu lintas Jenderal Sudirman menuju Medan Merdeka Barat dialihkan ke Jalan Kebon Sirih atau Tanah Abang. Tapi, ini jika terjadi kepadatan di kawasan patung kuda.

- Kemudian arus lintas arah Abdul Muis itu diluruskan ke arah Harmoni, maupun Jl. Fahruddin.

- Lanjut yang datang dari arah Abdul Muis ke arah menuju Jl. Museum yang tembusnya Museum diluruskan ke Jl. Fahruddin begitu juga sebaliknya.

"Jadi sekali lagi alih arus ini disiapkan apabila terjadi kepadatan. Intinya supaya di sekitar Istana arus bisa terus berjalan. Sampai sejauh ini masih belum ada pengalihan-pengalihan," kata dia.

Bagaimana dengan pengalihan arus saat kedatangan Presiden Jokowi?

"Arus tidak masalah. Di dalam disiapkan parkir untuk beliau. Cuma beliau ini penutupan total tak berkenan, prioritas penuh juga tak berkenan. Jadi sifatnya ingin bersama -sama arys lintas mengalir dengan masyarakat. Jadi tidak ada penutupan total," tutur Gunawan.

"Kami upayakan bagaimana caranya agar arus lintas mengalir terus dan tidak terjadi stuck. Untuk parkir di Monas sisi utara bisa. Di kaki-kaki Monas bisa. Sementara untuk penonton masuk dari depan Istana bisa dan dari patung kuda bisa," katanya.



(mcy/fem)

Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed