Soal Bendera Terbalik, Menko PMK Tunggu Jalur Penyelesaian Diplomatik

Soal Bendera Terbalik, Menko PMK Tunggu Jalur Penyelesaian Diplomatik

Kris Fathoni W - Sport
Minggu, 20 Agu 2017 14:30 WIB
Soal Bendera Terbalik, Menko PMK Tunggu Jalur Penyelesaian Diplomatik
Foto: Istimewa
Jakarta - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani menyebut pemerintah Malaysia harus minta maaf secara resmi lewat jalur diplomatik terkait insiden bendera Indonesia yang terbalik.

Insiden bendera terbalik ini mencuat seiring dengan prosesi pembukaan SEA Games 2017 di Malaysia, Sabtu (19/8/2017) kemarin. Dalam buku suvenir, bendera Indonesia tercetak dengan warna putih-merah.

Hal itu langsung membuat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi protes. Lewat Twitter, Khairy Jamaluddin selaku menteri pemuda dan olahraga Malaysia pun meminta maaf. Berikutnya Penyelenggara SEA Games Malaysia (MASOC) juga menyatakan bahwa Khairy Jamaluddin akan segera melakukan pertemuan resmi dengan Imam Nahrawi terkait hal tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


"Saya sudah melihat surat permintaan maaf tersebut, tapi saya sayangkan surat tersebut tidak ada tanda tangan resminya siapa yang tanggung jawab. Jadi kami masih menunggu jalur resmi penyelesaian diplomatik, karena ini terkait simbol negara," ujar Puan seperti dikutip dalam rilis Kemenpora, Minggu (20/8).

Pernyataan itu disampaikan Puan usai menyaksikan pertandingan Polo Air di Venue Aqutic, Kompleks Stadion Bukit Jalil, hari ini. Selain itu, Puan meminta agar pemerintah Malaysia segera mencabut semua majalah yang sudah beredar dibanyak kalangan.

"Di luar itu disengaja atau tidak, yang pasti kesalahan itu sudah tersebar. Karena ini persoalan simbol negara, maka saya ingin ada penyelesaian secara diplomatik," katanya.

Dalam pertemuan antara Imam Nahrawi dengan Khairy Jamaluddin siang tadi, permintaan maaf kembali dilontarkan menpora Malaysia. Ia juga menyatakan bakal menarik dan mengganti buku suvenir SEA Games yang berisikan gambar bendera Indonesia terbalik.


Senada dengan pernyaaan Menko PMK Puan Maharani, Menpora Imam Nahrawi pun mengatakan bahwa dirinya tetap melakukan komunikasi sesuai jalur diplomatik.

"Kalau komunikasi secara pribadi saya tidak ada masalah dengan Menteri Belia dan Sukan Malaysia, tapi ini kan bukan masalah saya pribadi sebagai Menpora. Tapi ini melibatkan prosedur diplomatik kedua negara. Yang pasti kami tetap menjaga hubungan Indonesia dan Malaysia tetap baik," katanya.


(krs/krs)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads