Selepas dari SEA Games 2017, Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi, Angkat Berat, dan Binaraga Seluruh Indonesia (PB PABBSI) langsung menggeber para lifternya menuju AIMAG yang berlangsung pada 15-24 September 2017.
I Ketut Ariana, peraih emas SEA Games, menjadi salah satu yang akan turun di ajang tersebut. Selain Ketut, lifter lainnya yang diberangkatkan adalah Lisa Indriyani (48 kg putri), Dewi Safitri (53 kg putri), Acchedya Jagaditha (58 kg putri), Muhamad Purkon (62 kg putra), Muhamad Hasbi (69 kg putra).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selain itu, tidak terlalu berat juga karena mereka tidak perlu menurunkan berat badan," kata Alamsyah kepada detikSport, Jumat (8/9/2017).
Cabang angkat besi untuk kali pertama dipertandingkan di AIMAG. Karenanya, Alamsyah tidak menargetkan muluk-muluk kepada para lifternya. Satlak Prima tidak menargetkan tim angkat besi untuk ajang ini.
"Bicara target ya tidak muluk-muluk minimal masuk 10 besar sudah bagus karena ini levelnya Asia. Tapi masalahnya, cabang angkat besi ini baru pertama kali dipertandingkan di AIMAG. Jadi saya belum bisa membayangkan siapa yang akan diturunkan lawan. Apakah sama dengan Asian Games, atau lebih sedikit. Karena ajang ini beda- beda tipis dengan Asian Games," katanya.
"Saya pikir China tidak akan turun karena mungkin bagi mereka kurang ada prestise. Tetapi tetap harus waspada, apalagi persiapan tim juga sudah lumayan. Paling mungkin yang akan kompetitif atau kelasnya ramai nomor Dewi kelas 53kg, 62 kg putra, dan 48kg putri. Ya, ajang ini hitung-hitung sekaligus buat uji coba Asian Games karena sekarang saja kami kesulitan intip-intip kekuatan lawan," ujar Alamsyah. (mcy/din)











































