DetikSport
Selasa 07 November 2017, 11:55 WIB

Sri Wahyuni dkk Gabung, Pelatnas Angkat Besi Lengkap

Mercy Raya - detikSport
Sri Wahyuni dkk Gabung, Pelatnas Angkat Besi Lengkap Pelatnas angkat besi (Mercy Raya/detikSport)
Jakarta - Pemusatan latihan angkat besi menuju Asian Games 2018 komplet. Lifter putri yang ditunggu-tunggu untuk bergabung sudah tiba.

Pelatnas angkat besi digeber di Markas Komando Pasukan Marinis II, Jakarta Pusat. Tiga lifter putri, Sri Wahyuni Agustiani, Acchedya Jagaddhita, dan Syarah Anggraini, yang tak bergabung di pelatnas SEA Games 2017 sudah menunjukkan batang hidungnya mulai pekan lalu.

Delapan lifter putra sudah lebih dulu menjalani pelatnas di markas baru angkat besi itu. Mereka Eko Yuli Irawan, Surahmat, M. Furqon, M. Hasbi, Deni, Triyatno, I Ketut Ariana, dan Dewi Safitri.

"Kami sudah latihan di sini sejak pekan lalu. Di sini tempatnya nyaman, kebutuhan di sini juga cukup dan begitu juga dengan kebutuhan tempat tinggalnya karena kami kan tidak pulang, hanya Sabtu dan Minggu saja kembali ke Bekasi untuk kuliah," kata Yuni, sapaan karib Sri Wahyuni, saat disambangi detikSport, Senin (6/10/2017).

Pelatih lifter putri, Supeni, menegaskan kalau dirinya tak pernah menolak untuk membawa anak asuhnya menjalani pelatnas sentralisasi. Nah, karena pada SEA Games 2017 tak ada nomor untuk putri dia pun menilai tak perlu mengirimkan Sri Wahyuni dkk. ke pelatnas.

"Sebenarnya, saya tidak pernah tidak setuju dengan sentralisasi selagi kepentingannya ada. Tapi, di SEA Games 2017 kelas putri tidak dipertandingkan jadi anak-anak fokus di Bekasi dan kuliha," kata Supeni.

"Ya, alhamdullilah sekarang atlet sudah mulai masuk skripsi dan ada Asian Games juga. Jadi kami bergabung di sini untuk latihan bersama. Jadi tidak benar jika kami mencari-cari alasan. Itu hanya selentingan yang memperkeruh dan bersifat tidak membangun," ujar Supeni.

Dari pekan pertama bergabung dengan pelatnas, Supeni menilai markas baru angkat besi nasional itu cukup ideal. tak hanya hall untuk latihan, tapi juga fasilitas pendukung dan pemenuhan kebutuhan makanan, vitamin, dan suplemen.

"Semua sudah bagus ya dan sudah cukup nyaman," kata dia.

Makopsmar menjadi markas pelatnas angkat besi setelah sempat musafir. Yuli dkk. tercatat tiga kali berganti tempat pemusatan latihan. Dari Senayan, kemudian berpindah ke PP PON Cibubur, dan berlanjut ke Soreang, Bandung.

Makopsmar ini bekas markas pasukan tempur angkatan laut. Selain hall, terdapat dua ruangan yang cukup luas. Satu ruangan untuk tempat latihan, satu lainnya untuk kamar-kamar atlet.

Di depan kamar terpasang satu set meja makan yang berdampingan dengan satu set kursi tamu. Di lokasi itu juga dilengkapi dengan berbagai permainan di mulai dari catur hingga permainan karambol. Di sisi kanan ruangan, juga terdapat satu televisi dilengkapi dengan play station.


(mcy/fem)

Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed