DetikSport
Selasa 21 November 2017, 00:48 WIB

Boling Butuh Rp 26 Miliar untuk Persiapan Asian Games 2018

Mercy Raya - detikSport
Boling Butuh Rp 26 Miliar untuk Persiapan Asian Games 2018 Timnas boling (Hasan Al Habsyi/detikSport)
Jakarta - Tim nasional boling Indonesia terus menggenjot persiapan menuju Asian Games 2018. Timnas boling butuh dana sekitar Rp 26 miliar untuk mengakomodir sejumlah uji coba dan training camp.

Timnas boling Indonesia tengah menjalani pemusatan latihan di Ancol, Jakarta Utara, seusai kembali dari SEA Games 2017 Kuala Lumpur.

Total ada 14 atlet yang dipelatnaskan. Mereka adalah Ryan Leonard Lalisang, Hardy Rachmadian, Billy Muhammad Islam, Yeri Ramadona, Diwan Rezaldy Syahril, Hengki, Fachri Ibnu Askar, Tannya Roumimper, Sharon Limansantoso, Putty Insavilla Armein, Nadia Pramanik, Novie Phang, Alisha Nabila Larasati, dan Aldila Indryati.

Para atlet terus menjalani latihan meski saat ini Satuan Pelaksana Progam Indonesia Emas (Satlak Prima) yang bertugas membina atlet elite telah dibubarkan.

Sebagian atlet bahkan sudah mengikuti dua event lain seusai SEA Games 2017. Pertama di Asian Indoor & Martial Arts Games, 18-28 September 2017, dengan hasil medali perak nomor individual putri lewat Tannya Roumimper dan medali perunggu di nomor tim putra.

Setelahnya, para peboling Indonesia ambil bagian di PBA-WBT World Bowling Tour-Thailand, di Bangkok, 30 September sampai 6 Oktober 2017. Hasilnya, Tannya masuk lima besar dunia, sementara Ryan Leonard Lalisang tembus posisi tujuh.

Hingga akhir tahun, ada dua agenda untuk timnas boling Indonesia, yaitu Kejuaraan Dunia di Las Vegas, Amerika Serikat, dan Kejuaraan Asia di Penang, Malaysia. Total dana yang dibutuhkan untuk dua event itu sekitar Rp 1,5 miliar. Sampai Asian Games 2018 mendatang, timnas boling butuh sekitar Rp 26 miliar.

"Jumlah itu untuk mengakomodir berbagai kegiatan kami, baik itu training camp hingga uji coba sampai Asian Games nanti," kata manajer tim boling nasional, Ronny Arnold Mandagi, dalam jumpa pers di kawasan Ampera, Jakarta Selatan, Senin (20/11/2017).

Rencananya, timnas boling akan pelatnas di Palembang pada Januari 2018 sekaligus uji coba lokasi pertandingan Asian Games. Kemudian Februari sampai Maret mereka akan melakukan training camp ke AS. Disusul awal bulan berikutnya mengikuti kejuaraan di Filipina, dan 3-9 Juni bertanding di Singapura Open.

Timnas boling selanjutnya akan ke Makau dan Hong Kong pada pertengahan Juni. Kembali ke Jakarta pada 1 Juli dan kemudian konsentrasi di Palembang.

"Sebanyak mungkin kita harus mengikuti semua agenda yang sudah direncanakan," ujar Ronny.



(mcy/mfi)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed