Dana Cair, INAPGOC Akan Berlari Kencang tapi Tetap Hati-Hati Gunakan Anggaran

Dana Cair, INAPGOC Akan Berlari Kencang tapi Tetap Hati-Hati Gunakan Anggaran

Mercy Raya - Sport
Rabu, 29 Nov 2017 19:25 WIB
Dana Cair, INAPGOC Akan Berlari Kencang tapi Tetap Hati-Hati Gunakan Anggaran
Foto: Mercy Raya/detikSport
Jakarta - Dana Asian Para Games 2018 cair. Panitia Penyelenggara Asian Para Games 2018 (INAPGOC) berjanji segera bekerja spartan tapi tetap berhati-hati dalam menggunakannya.

Pemerintah mencairkan dana Asian Para Games senilai Rp 86 miliar. Meskipun waktu sangat pendek untuk menrancang kebutuhan, INAPGOC tak akan gegabah.

"Memang niat dan kreativitas kami sudah banyak tetapi kembali lagi harus menjaga kehati-hatian. Makanya, kami menggelar rapat ini untuk itu," kata Ketua INAPGOC Raja Sapta Oktohari pada rapat panitia Asian Para Games di Hotel Century, Senayan, Rabu (29/11/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bos Mahkota Promotion itu mengatakan semestinya forum diskusi tersebutsudah dihelat jauh-jauh hari. Namun, ketiadaan dan menjadi ganjalan.

"Karena itu, kami langsung serentak melakukan rapat dari semua bidang, Seperti cara bagaimana penggunaan anggaran, tentang bagaimana cara pengajuan, juga pertanggungjawaban supaya semua sesuai dengan aturan keuangan negara," dia menjelaskan.

"Dari dana yang ada sudah pasti kami tidak bisa menyerap semua, paling maksimal 80 persen. Tinggal kami mengusahakan tertib administrasi ini agar jangan ada yang aneh-aneh. Mana yang mungkin dan mana yang tidak, karena sudah banyak yang hangus. Seperti penggunaan konsultan untuk marketing, promosi, seremoni juga, tapi karena harus lelang jadi kami hapus karena waktunya tidak cukup untuk penyerapan," dia mengucapkan.

Sehubungan dengan itu pula, INAPGOC tengah melakukan kajian lain terkait fasilitas penyandang disabilitas. Sampai saat ini, dituturkan Okto, INAPGOC masih berprasangka jika venue-venue kompetisi maupun non kompetisi belum ramah atlet difabel.

"Karena saat ini lift yang tersedia itu tidak sesuai untuk kebutuhan atlet difabel pengguna kursi roda, padahal saat Asian Para Games, setiap pagi akan ada sekitar 300 kursi roda yang akan mobilisasi keluar menuju venue," ujarnya.

"Sejauh ini dari pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengatakan masih bisa diupayakan sampai Maret atau April. Tapi masalah lain muncul karena mereka butuh tambahan dana. Anggaran mereka yang tersedia saat ini belum cukup katanya," dia menambahkan.

"Itu makanya kami inginnya dengan adanya pertemuan ini bisa menjadi rekomendasi kami untuk menyuarakan ke semua pihak, utamanya soal dana," kata dia.


(mcy/fem)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads