Pada ASEAN Para Games 2017 di Malaysia lalu, Doni memyumbangkan satu medali emas di nomor 1.500 meter dengan catatan waktu 3 menit 32 detik. Dia juga membawa pulang satu medali perunggu di nomor 800 dengan catatan waktu 1 menit 45 detik. Indonesia sendiri pulang dengan predikat juara umum di ASEAN Para Games tersebut.
"Targetnya nanti bisa lebih cepat. Di Asia yang terbaik juga sekitaran itu. Target bisa dapat dua emas di nomor 1.500 dan 800 meter," kata Doni dalam acara sosialisasi APG 2018 di Solo Grand Mall, Kamis (14/12/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita siap tempur, enggak takut dia sudah juara dunia. Harus kita hadapi. Soal menang kalah itu biasa," ujar atlet kelas T-54 itu.
Mengenai dukungan pemerintah, pria asal Kabupaten Sukoharjo itu menilainya sudah cukup memuaskan. Misalnya dalam pemberian bonus, atlet difabel diberi hak yang setara dengan atlet normal.
"Kesejahteraan dari pemerintah sudah T-O-P B-G-T. Baik dari pemberian bonus dan lain-lain. Sekarang pun saya menjadi PNS Kemenpora melaluu jalur prestasi, tapi tetap tes juga. Tes pertama gagal, lalu yang kedua berhasil," ujarnya.
Dia berharap masyarakat Indonesia beramai-ramai mendukung timnas APG 2018 yang akan berlaga pada 6-13 Oktober tahun depan.
(krs/rin)











































