DetikSport
Jumat 05 Januari 2018, 15:03 WIB

Putra Pertamina Energi Waspadai Periode Test Event Asian Games

Mercy Raya - detikSport
Putra Pertamina Energi Waspadai Periode Test Event Asian Games Tim putra Jakarta Pertamina Energi juara Proliga 2017. (Rachman Haryanto/detikSport)
Jakarta - Putra Jakarta Pertamina Energi bertekad mempertahankan gelar juara Proliga. Didominasi pemain pelatnas, ada satu periode yang patut diwaspadai.

Proliga 2018 bergulir mulai 19 Januari di Yogyakarta. Persaingan kelompok putra diramaikan oleh lima tim voli, salah satunya Pertamina Energi.

Putra Pertamina Energi mempertahankan tim juara. Ketimbang skuat lama, mereka hanya menambah tiga pemain baru dengan salah satu di antaranya amunisi asing.

Persiapan juga sudah dihelat jauh-jauh hari. Pertamina Energi menggeber persiapan di Pertamina Simprug, Jakarta itu sejak dua bulan lalu.

"Komposisi tim putra 95 persen hampir sama dengan tahun lalu. Kami sudah latihan sejak dua bulan lalu dan tidak ada masalah untuk individu dan tim karena sebelum training camp kami sudah ada gambaran tim akan seperti apa," kata pelatih tim putra Andri Widiatmoko dalam jumpa pers di Jl. Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (5/1/2017).

"Hanya ada sedikit kendala kurangnya sparring. Kami harus melakukan sparring yang level di atas kami untuk meningkatkan kemampuan tim," ujarnya kemudian.

Dijelaskan Andri, sejauh ini pihaknya mengantisipasi kekurangan sparring dengan menerapkan game di setiap latihan. Termasuk untuk melihat komposisi mana yang pas.

"Jadi kelihatan kurangnya mana? lebihnya dimana. Itu yang akan ditingkatkan," katanya.

Tantangan lain adalah minimnya peserta Proliga tahun ini, khususnya sektor putra. Tahun ini hanya ada lima tim yang berpartisipasi. Mereka masing-masing Jakarta Pertamina Energi, Palembang bank Sumsel Babel, Surabaya Samator, Jakarta BNI Taplus, dan Bekasi BVN. Sementara Jakarta Elektrik PLN tidak ambil bagian.

"Tentu ini mempengaruhi persaingan dari tim sendiri. Tinggal lima tim saja otomatis mau tidak mau tidak ada yang bisa dipilih. Maka itu, kami minta anak-anak dari awal main harus konsentrasi terus."

Di sisi lain, JPE juga harus dihadapkan pada persiapan test event Asian Games yang berlangsung pada 10-18 Februari di Jakarta. Jika mengacu pada komposisi SEA Games, hampir sebagian dari tim JPE merupakan pemain tim nasional. Besar kemungkinan nama-nama tersebut akan dipanggil lagi dalam rangka persiapan Asian Games.

"Jika acuan dari SEA Games kemarin tentu masalah besar buat kami. Dalam JPE ada delapan peman timnas, jika diambil semua bisa habis kita. Bukannya apa, saya dengar kabar sepekan persiapan, sepekan untuk test event. Dua pekan itu periode yang riskan untuk komposisi itu,"

"Sekarang tinggal tergantung manajemen untuk melepas atau tidak. test event memang buat negara. tapi Asian Games baru Agustus jadi paling tidak harus dipikirkan seperti apa atau dibagi-bagi lima sampai 4 orang," dia berharap.



(mcy/fem)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed