detiksport
Follow detikSport
Sabtu, 10 Feb 2018 13:30 WIB

Test Event Asian Games

Kenali Atmosfer Lapangan, Timnas Voli Jajal Tennis Indoor di GBK

Mercy Raya - detikSport
Foto: Mercy Raya/detikSport Foto: Mercy Raya/detikSport
Jakarta - Dua tim nasional voli Indonesia putra menjalani latihan perdana jelang test event Asian Games 2018. Mereka menjajal Tennis Indoor Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Indonesia menurunkan dua tim pada test event Asian Games untuk voli: INA 1 dan INA 2. Mereka akan beradu dengan Hong Kong dan Jepang dengan sistem round robin.

Sebelum benar-benar bertanding, INA 1 dan INA 2 berlatih lebih dulu pada Sabtu (10/1/2018). Agar familiar dengan atmosfer Tennis Indoor, dua tim itu menjajal hampir semua fasilitas, dari mulai lapangan hingga ruang ganti atlet selama kurang lebih 90 menit.

INA 1 berkesempatan menjajal lapangan lebih dulu. Mereka dipimpin Andri Widiyatmoko dengan dibantu satu asisten pelatih, serta 14 pemain yang didominasi pemain Jakarta Pertamina Energi, dan Rifan Nurmulki (Samator).

"Kalau kami tetap patokannya Proliganya, bukan test event. Nanti, di test event lebih banyak rotasi saja," kata Andri, usai latihan.

Sementara itu, kapten tim INA 1, Agung Seganti, akan memanfaatkan laga itu untuk menambah jam terbang. Apalagi, persiapan timnas sangat minim.

"Kami baru kumpul lagi dua atau tiga hari setelah Proliga. Jadi maksimal saja. Semoga dengan tambahnya Rifan bisa menambah kekuatan di test event nanti," ujar Agung.

"Soal lawan memang harusnya lebih banyak lagi tim-tim yang datang karena ini ajang pemanasan buat kami," dia menambahkan.

Menyusul latihan tim INA 2 yang dikomandoi Samsul Jais, bersama asisten pelatih dan 14 pemainnya. Dalam latihan, mereka lebih difokuskan pada latih tanding dan pukulan-pukulan smash.

Tak hanya pemain dan pelatih, PBVSI, selaku panitia pelaksana juga berbenah. Termasuk mengecek kapasitas dari sistem teknologi informasi.

"Ini kami sedang mengecek seperti live score, statistik, gambar dan lainnya. Biasanya kan kami menggunakan PBVSI punya, sekarang yang pegang perusahaan dari Allone (world sport network)," kata salah satu panpel.


(mcy/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed