Hal itu disampaikan Imam di sela-sela tinjauannya ke pelatnas polo air dan renang indah di Stadion Akuatik, Senayan, Selasa (6/2/2018). Menurutnya, pemerintah melalui Kemenpora sejauh ini sudah berupaya untuk memenuhi kebutuhan anggaran para cabor, dengan yang lebih diprioritaskan bagi cabor-cabor berpotensi emas di Asian Games nanti.
Dari 48 disiplin cabang hanya tiga cabang yang saat ini masih berproses penyerahan anggaran pelatnasnya, yakni sambo, triathlon, dan hoki. Ketiganya bermasalah dengan internal federasi masing-masing. Sedangkan cabor lainnya, terutama yang prioritas, telah mendapat 70 persen dari anggaran yang disepakati, termasuk akuatik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi yang pasti saya betul-betul minta kepada PRSI dan semua cabor bahwa apa yang dilakukan pemerintah adalah stimulan. Stimulan yang menyentuh kebutuhan dasar," kata Imam.
"Tapi kebutuhan lain saya yakin cabor mampu mencari alternatif dari swasta dan sponsor. Dan ini kesempatan untuk menjual ke publik atau sponsor bahwa olahraga kita layak untuk sponsor bantuan," ujarnya.
Sejauh ini pemerintah, imbuhnya, terus mengawal semua cabor terkait anggaran yang mereka gunakan dan butuhkan. Apalagi saat ini model anggarannya sudah dilimpahkan kepada pengurua besar/pengurus pusat cabang olahraga.
"Kan semua cabor sudah disampaikan. Tinggal tiga cabor yang belum disesuaikan yaitu sambo, triathlon dan hoki karena masalah internal. Nah, Ini yang saya minta KONI untuk menyelesaikan ini tempat berhimpunnya cabor," tutur Menpora.
(mcy/krs)











































