Pertemuan digelar di Sekretariat CdM Gd Perjuangan dan Soliditas Atlet AG Komplek STIK-PTIK, Jakarta, pada Kamis (8/3/2018). Hadir dalam pertemuan itu Ketua KONI Tono Suratman dan Wakil Ketua KOI Muddai Madang, serta perwakilan dari 40 cabang olahraga.
Dalam pertemuan itu, JK mengungkapkan tiga hal penting yang harus digeber kesiapannya. Salah satunya, prestasi
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kedua pelaksanaan yang telah berjalan. Nah, ini INASGOC sudah mempersiapkan dengan anggaran yang cukup besar," ujarnya lagi.
"Yang ketiga peran daripada cabor itu sendiri karena itu yang menjadi pokok pada ujungnya. Orang tak mengingat acara pembukaan tapi nomor berapa kita di Asian Games. Ini akan melekat ke orang sampai puluhan tahun. Makanya prestasi jadi tonggak tertinggi bagi kita," JK menegaskan.
Wapres asal Makassar ini juga menambahkan Indonesia menargetkan Indonesia menembus 10 besar Asia dengan minum 16 medali emas. Dia berharap cabor bisa mewujudkannya.
"Di bawah itu akan melorot lagi. Maka itu kesiapan cabor harus ditingkatkan. Apalagi saat ini anggaran sudah langsung diatur oleh cabor," katanya.
Dia juga menjelaskan jika untuk meraih medali dibutuhkan pelatnas yang nyaman bagi para atlet. Maka itu, tim harus bekerja sedemikian rupa untuk menciptakan suasana yang baik dengan tanggung jawab ada pada Kemenpora dan KONI.
"Kami berusaha memang ada kekurangan tapi tak mengurangi semangat dan pengurus cabor itu sendiri. Karena itulah kami harap 3 sukses ini akan terjadi. Sukses bangun infrastruktur, penyelenggaraan, dan prestasi," dia menambahkan.
(mcy/fem)











































