detiksport
Follow detikSport Linkedin share
Selasa, 13 Mar 2018 00:40 WIB

Hasil Sparing Lawan China Tambah Kepercayaan Diri Atlet-Atlet Panjat Tebing

Okdwitya Karina Sari - detikSport
Atlet panjat tebing Aspar Jaelolo optimistis setelah berlatih bersama China (Foto: Okdwitya Karina Sari/detikSport) Atlet panjat tebing Aspar Jaelolo optimistis setelah berlatih bersama China (Foto: Okdwitya Karina Sari/detikSport)
Yogyakarta - Atlet-atlet pelatnas panjat tebing belum lama ini melakoni sparing bersama China. Hasil latihan tersebut mendongkrak kepercayaan diri sebelum Asian Games 2018.

Pada Februari lalu, tim panjat tebing Indonesia dan China berlatih bersama di komplek Stadion Mandala Krida, Yogyakarta. China ingin beradaptasi dengan panasnya cuaca sebelum gelaran Asian Games.


Salah satu atlet panjat tebing China yang ikut berlatih adalah Zhong Qixin. Dia adalah salah satu atlet top dunia dan pernah beberapa kali memenangi kejuaraan bergengsi.

Sementara di tim panjat tebing Indonesia, Aspar Jaelolo akan menjadi salah satu andalan. Pemuda Sulawesi itu sempat tampil mengejutkan setelah meraih medali perak dalam Piala Dunia Panjat Tebing di Wujiang, China, pada Oktober lalu.

"Pelajaran yang paling penting adalah ada atlet China yang ikut dan dia adalah 12 kali juara dunia," kata Aspar kepada pewarta di sela-sela kunjungan Menpora Imam Nahrawi ke venue panjat tebing di Yogyakarta, Senin (12/3/2018).

"Salah satunya kita sudah terbiasa melihat dia, si juara dunia, latihan kita sama, level kita sudah sama. Sparing kita juga mengalahkan dia. Ternyata persiapan dia latihan, catatan waktu dia latihan juga dekat-dekatan dengan kita jadi meningkatkan kepercayaan diri," tuturnya.


Asian Games akan digelar kurang dari enam bulan lagi. Aspar dkk. dijadwalkan akan melakoni tiga try out untuk memantapkan persiapan.

"Ada tiga seri di Rusia, China, dan satu lagi, maaf saya lupa. Di tiga seri itu kita ingin lihat kemajuan di latihan kemarin," sambung Aspar.

"Tahun 2017 juga begitu, kita TC (training camp) enam bulan kita try out ke China, kita bisa bersaing. Kita menjadi kejutan waktu itu. Finalisnya delapan orang, enam dari Indonesia dan bisa naik podium juga," katanya.


(rin/mfi)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed