Beach Volleyball Indonesia Open 2005
Tim Asing Belum Tersingkir
Sabtu, 02 Jul 2005 10:47 WIB
Jakarta - Dominasi tim voli pantai dari negara asing tampaknya masih akan bertahan di seri II Beach Volley Indonesia Open 2005. Tercatat hanya tiga tim yang baru mengalami satu kekalahan. Kejuaraan LA Menthol Beach Volley Indonesia Open 2005 yang berlangsung di Lapangan Tri Lomba Juang, Semarang, boleh dibilang minim kejutan. Baru tiga tim asing yang sekali kalah dalam turnamen yang memperebutkan hadiah total US$ 14.500 itu. Tim putra Sri Lanka Damika Silva/M. Perera di luar dugaan harus mengakui kehebatan pasangan DKI 5 Hadi/Sony 21-15, 21-23, 15-10, dalam pertandingan hari Sabtu (2/7/2005). Sementara tim Thailand Taweep/Sonthi menyerah dari pasangan DIY 1 Suratno/Agus Himawan 21-18, 17-21, 15-17. Kemudian satu tim lagi yang kalah di pertandingan pertama mereka adalah tim Filipina (Edward/Kent) yang dipaksa tunduk oleh pasangan Jatim 1 Andy Iswahyudi/Mashudin 15-21, 19-21.Dikarenakan menggunakan sistem gugur ganda, oleh karenanya tim yang baru menggalami satu kekalahan masih mempunyai satu kesempatan bermain lagi."Bisa jadi mereka yang menjadi juara nanti, karena kalau baru sekali kalah masih ada satu kesempatan lagi," jelas Ketua II LA Menthol Volley Beach Indonesia Open 2005 Slamet Mulyanto seperti dalam rilis yang diterima detiksport. Terbukti ketiga tim asing itu bisa membalaskan kekalahannya di partai kedua. Tim Sri Lanka itu dapat menaklukkan Jatim 5 Catur/Hanif 21-9, 21-16. Taweep/Sonthi juga melangkah ke partai berikutnya setelah mengalahkan Jatim 3 Sutrisno/Ery melalui pertandingan tiga set 18-21, 21-15, 15-10.Sedangkan tim Filipina menundukkan DIY 3 Andi/Eko 21-19, 24-22. "Pemain muda yang saya hadapi tadi bagus, mereka kuat. Kami kewalahan menghadapi mereka tadi," ujar Edward yang merupakan peringkat dua di negaranya.Sementara itu, di kelompok putri tim Indonesia 2 Iim Mukadimah/Ike Prasetyowati mengalami kekalahan saat menghadapi tim Nusa Tenggara Barat (NTB) 2 Tri Siwi S/Sri Ramadhani 1-2 (21-19, 17-21, 15-21). Namun untungnya, mereka masih bertahan setelah mengalahkan DKI 4 Asdini/Mega 21-0, 21-0. Tim DKI terpaksa mundur karena salah satu dari mereka cedera. (erk/)











































