detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Sabtu, 07 Apr 2018 13:08 WIB

Mengenal Boccia, Olahraga untuk Penyandang Disabilitas Celebral Palsy

Lucas Aditya - detikSport
Foto: Lucas Aditya/detikSport Foto: Lucas Aditya/detikSport
Kuala Lumpur - Boccia mungkin masih asing sebagai salah satu cabang olahraga. Cabor ini didesain untuk penyandang disabilitas celebral palsy. Bagaimana cara bermainnya?

Boccia pertama diperkenalkan di Paralimpiade 1984. Kini, Boccia sudah banyak dipertandingkan di multi event para games.

Boccia merupakan olahraga ketepatan. Cara bermainnya dengan melempar bola. Bolanya berdiameter 100 milimeter, dengan berat 275 gram.

Sebelum memulai permainan akan dilakukan pengukuran bola. Dari diameter, berat, dan laju bola. Andai ditemukan berat bola tak lebih dari 287 gram dan tak kurang dari 263 gram, maka masih bisa digunakan.

Ukuran lapangan boccia 12,5 meter x 6 meter. Area wheel chair untuk melempar bola 2,5 meter x 1 meter. Ada enam kotak, semua terisi penuh saat menggelar pertandingan beregu.

Mengenal Boccia, Olahraga untuk Penyandang Disabilitas Celebral PalsyFoto: Lucas Aditya/detikSport


Anggota tim beregu berisi tiga orang dari Bc 1 (satu orang) dan Bc 2 (dua orang), di antaranya ada satu kapten. Masing-masing pemain melempar dua bola.

Sementara untuk permainan berpasangan, tiap orang melempar tiga bola, dan untuk tunggal melempar enam bola. Durasi pertandingannya berbeda-beda. Empat menit untuk tunggal, lima menit untuk pasangan, dan enam menit untuk tim beregu.

Bagaimana cara bermainnya? Ada tiga warna dalam boccia: putih, merah, dan biru. Putih merupakan bola jack, bola pertama yang dilempar olah salah satu tim. Bola ini yang akan menjadi sasaran lempar enam bola merah dan enam biru yang dipegang para tim.

Bola yang terdekat dengan jack yang dihitung poin. Ada dua wasit yang memimpin pertandingan. Satu wasit utama, yang dibantu satu line person. Mereka yang mengukur jarak bola terdekat dengan jack menggunakan alat ukur yang berbentuk mirip jangka.

Pelemparan bola dilakukan bergantian. Tapi kalau tim lawan belum bisa melampaui lemparan yang paling dekat dengan jack, maka timnya akan melempar terus bahkan sampai bola habis.

Kalau gagal melakukan lemparan yang lebih baik dibanding lawan, berarti memberi peluang tim pesaing mendapat poin lebih banyak.

Mengenal Boccia, Olahraga untuk Penyandang Disabilitas Celebral PalsyFoto: Lucas Aditya/detikSport


Ada pelanggaran juga dalam Boccia. Saat pemain menginjak garis area wheel chair. Hukumannya, tim lawan mendapat tambahan waktu satu menit.

Indonesia akan menjadi penyelenggara Asian Para Games 2018. Timnas boccia menjalani try out di Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu (7/4/2018). Dengan try out ini, atlet-atlet boccia merah putih bisa merasakan langsung suasana pertandingan. Try out ini mendapatkan dukungan dari Teman Boccia.

Celebral palsy sendiri merupakan disabilitas saraf motorik yang diakibatkan oleh gangguan pada otak. (cas/raw)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com