Gantikan Djohar Arifin
Rita Subowo Sekjen KONI
Kamis, 07 Jul 2005 18:01 WIB
Jakarta - Rita Subowo diangkat sebagai Sekretaris Jenderal KONI Pusat. Ia menggantikan Prof. Dr. Ir. Djohar Arifin Husin yang telah direkrut Menpora Adhyaksa Dault sebagai deputi pemberdayaan olahraga. Sementara Indra Kartasasmita, yang sebelumnya mengetuai bidang Perencanaan Anggaran (RENA), mengisi posisi Rita Subowo sebelumnya, yakni wakil ketua I. Demikian diumumkan Ketua Umum KONI Pusat Agum Gumelar. "Akibat direkrutnya personel KONI seperti pak Djohar, Toho (Cholik Mutohir) dan James Tangkudung, hal itu berdampak pada perubahan posisi di KONI yang masa baktinya tinggal satu setengah tahun lagi," ungkap Agum. "Reshuffle tidak terlalu melibatkan personel luar, tapi prosesnya memang ketat dengan masukan melalui kalian wartawan dan staf-staf lainnya," lanjut Agum di Gedung Koni Pusat, Kamis (7/7/2005). Sementara posisi Ketua Umum II yang ditinggalkan Toho akan diisi Joko Pramono yang sebelumnya menjabat Kabid Pembinaan dan Prestasi. Otomatis posisi Kabid Pimpres diisi oleh sosok baru, yakni Kusnan Ismukanto. "Program Indonesia Bangkit yang sebelumnya di bawah Pak Joko tentunya sekarang di bawah Pak Kusnan, tapi kendalinya tetap di pegang Pak Joko karena Wakil Ketua Umum II itu membawahi Bidang Pembinaan dan Prestasi," Agum menjelaskan."Mudah-mudahan berjalan dengan smooth dan sewajar-sewajarnya. Tentulah di bawah Pak Kusnan pencapaian prestasi dijadikan penguatan; yang masih kurang-kurang diperbaiki Pak Kusnan," lanjutnya. Mengenai sekjen, terpilihnya Rita membuat dia juga harus menanggalkan jabatannya sebagai ketua umum Pengurus Besar Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia. "Sesuai dengan ketentuan MUNAS, ketua dan sekjen tidak boleh rangkap jabatan. Maka Ibu Rita tentu akan melepas jabatan sebagai Ketua PB PBVSI," tambah mantan menteri perhubungan RI itu.Saat ditanya mengapa Rita langsung diangkat sebagai tangan kanannya, secara diplomatis Agum menjawab sosok Rita sangat memenuhi persyaratan. "Sekjen itu harus bermoral baik, luwes dalam pergaulan, punya jaringan di dalam dan luar negeri. Mudahan-mudahan ini bisa dibuktikan oleh Ibu Rita dalam membantu tugas-tugas saya sehari-hari," kata Agum. (key/)











































