Atlet Renang DKI Terima Bonus

Peraih Medali Kejuaraan ASEAN Kelompok Umur

Atlet Renang DKI Terima Bonus

- Sport
Jumat, 08 Jul 2005 20:48 WIB
Jakarta - Pengurus Daerah (Pengda) DKI Jakarta Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) memberikan penghargaan 'tali kasih' berupa piagam dan bonus uang kepada tiga atletnya yang meraih medali emas di Kejuaraan Renang ASEAN Kelompok Umur di Brunei Darussalam. Desak Nyoman Rina, Zasa Pinkan Kinanti dan Kenneth Gunawan mempersembahkan tiga medali emas, tiga perak dan dua perunggu bagi kontingen Indonesia di "29th SEA Age Group Swimming Championship" pada 3-5 Juni lalu. Desak meraih dua emas dari nomor 50 meter dan 100 meter gaya dada, serta menyumbang satu perak dari nomor 200m gaya dada. Ia sekaligus memecahkan rekor nasional atas namanya sendiri untuk 50m gaya dada dengan 35,05 detik. Sementara Kenneth melengserkan rekornas kelompok umur juga atas namanya sendiri di nomor 200m gaya dada (2 menit 30,42 detik) dan mengantongi dua medali perak. Sedangkan dua medali perunggu disumbangkan Zasa dari nomor 100m dan 200m gaya kupu."Ini upaya untuk membangkitkan tradisi memberi penghargaan kepada atlet yang berprestasi. Apalagi prestasi di Brunei dinilai sangat baik, melampui target. Jumlah medali lebih dan terjadi pemecahan rekor nasional," ujar Ketua Pengda PRSI DKI Jakarta Harlin E. Rahardjo di sekretariat pengda di kompleks GBK Senayan, Jumat (7/7/2005). Harlin mengharapkan agar penghargaan ini tidak dinilai dari jumlah uangnya, lebih sebagai perhatian dan motivasi agar atlet bisa memacu prestasinya dengan lebih baik lagi.Bagi peraih medali emas mendapatkan Rp 1 juta, perak Rp 500 ribu dan perunggu 250 ribu. Dan bagi pemecah rekor nasional menerima Rp 2,5 juta dan rekor kelompok umur nasional Rp 1 juta. Selain ketiga atlet tersebut, pelatih mereka pun menerima apresiasi yang sama. Pelatih itu bukan orang asing lagi, yakni Radja Nasution. Pelatih bertangan dingin yang melahirkan banyak atlet nasional itu mengaku terharu karena berkarir baru kali ini ia mendapatkan apresiasi semacam ini. "Saya betul-betul surprise, dan kalau disuruh bicara saya bisa terharu sekali. Baru sekali ini dalam 30 tahun lebih berkarir, saya mendapatkan piagam. Ini tak dapat dinilai dengan uang, semoga bisa berjalan terus," tandas Radja. (erk/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads