Sekjen KONI: Masa Depan Atlet Wewenang Pemerintah

Sekjen KONI: Masa Depan Atlet Wewenang Pemerintah

- Sport
Jumat, 15 Jul 2005 20:13 WIB
Jakarta - Keterlibatan mantan petinju Ellyas Pical dengan narkoba menjadi gambaran suram nasib mantan atlet Indonesia. Meski prihatin, KONI mengatakan pihaknya tidak memiliki wewenang untuk membuat peraturan yang bisa mengubah nasib para atlet. Demikian dikatakan Sekjen KONI Pusat Rita Subowo saat ditemui di ruang kerjanya di Lt. 12 Gedung KONI Pusat, Senayan, Jumat (15/7/2005). "Adalah impian kami untuk menjadikan atlet menjadi anak negara, dalam arti agar kesejahteraan mereka terjamin. Meski mengharapkan demikian tapi KONI tidak memiliki kewenangan untuk membuat peraturan yang memungkinkan itu terjadi. Pemerintah yang mengatur soal itu melalui menpora," ucap Rita. Ditambahkannya, tugas tersebut merupakan tugas dari kementerian Pemuda dan Olahraga. Oleh karena itu pihaknya menyambut baik upaya kementerian yang di bawahi Adhyaksa Dault itu dalam menggolkan UU Olahraga."Saya yakin masa depan atlet dibahas dalam RUU Olahraga. Selama ini kendala kita adalah tidak memiliki peraturan yang memayungi masalah tersebut. Mudah-mudahan dengan adanya UU tersebut masalah terselesaikan," tukas mantan Ketua Umum PB PBVSI. Menyoal penangkapan Elly, Rita berharap kasus yang dialami mantan juara dunia tinju itu menjadi pembelajaran buat mantan atlet yang lain. "Meskipun dia kekurangan, tetapi tidak tepat jika dia menjerumuskan diri ke hal-hal negatif seperti itu (narkoba). Kami harap kasus-kasus seperti ini tidak terjadi lagi," tandasnya. Elly Pical, mantan juara dunia tinju kelas bantam yunior di pertengahan era 80-an, saat ini mendekam dalam ruang tahanan narkoba Polda Metro Jaya setelah tertangkap tangan sedang menawarkan ekstasi kepada seorang petugas yang sedang menyamar.Perbuatan Elly itu dilakukan di diskotik Mellis yang terletak di kawasan Lokasari, Jakarta Barat, hari Rabu (13/7/2005) dinihari WIB, tempat di mana ia bekerja sebagai petugas keamanan. (mel/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads