detiksport
Follow detikSport Linkedin share
Sabtu, 26 Mei 2018 07:29 WIB

SKO Difabel Tetap Dibuka Tahun Ini Meski Tanpa Gedung Sekolah

Bayu Ardi Isnanto - detikSport
Menpora Imam Nahrawi. (Foto: Humas Menpora) Menpora Imam Nahrawi. (Foto: Humas Menpora)
Karanganyar - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi memastikan Sekolah Khusus Olahraga (SKO) difabel di Solo dapat berjalan tahun ini. Soal gedung sekolah yang belum dibangun, disebutnya bukan kendala.

"Mestinya tahun ini bisa dilaksanakan. Kalau fisiknya gampang, kita bahas dengan Kemdikbud agar menyiapkan dengan Pemerintah Kota," kata Imam usai acara buka puasa bersama atlet Asian Para Games di Hotel Lor In, Karanganyar, Jumat (25/5/2018).

Pendirian SKO di Solo, menurutnya merupakan pilot project. Solo dia nilai menjadi barometer rujukan dunia sebagai pusat pelatnas atlet difabel.



"Ini bisa dijadikan rujukan masyarakat dunia. Tapi kalau tidak diimbangi oleh persiapan kekaderan kita akan terlambat melakukan regenerasi," kata dia Imam .

Adapun SKO nantinya dibuka secara gratis untuk seluruh siswa difabel dari seluruh penjuru tanah air. Seluruh biaya pendidikan ditanggung oleh pemerintah.



Terpisah, salah satu penggagas SKO difabel, Rima Ferdianto, mengatakan para siswa akan menginap di asrama. Untuk pendidikannya, mereka akan mendapatkan pelajaran umum di sekolah umum inklusi.

Sedangkan untuk pelajaran olahraga, pihaknya menyiapkan beberapa lokasi untuk latihan, seperti di Stadion Manahan dan Stadion Sriwedari.

"Pastinya akan lebih banyak porsi di olahraganya. Nanti ada koordinasi dengan sekolah-sekolah yang menerima siswa SKO," kata Rima.


(cas/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed