detiksport
Follow detikSport
Rabu, 20 Jun 2018 12:24 WIB

Asian Games Makin Dekat, PASI Akan Maksimalkan Persiapan Atlet

Mercy Raya - detikSport
Para atlet cabang atletik terus menggenjot persiapan menjelang Asian Games 2018 (Foto: Rengga Sancaya/detikSport) Para atlet cabang atletik terus menggenjot persiapan menjelang Asian Games 2018 (Foto: Rengga Sancaya/detikSport)
Jakarta - Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) mengimbau atlet agar dapat memanfaatkan waktu tersisa sebelum Asian Games 2018. Latihan akan dipusatkan di Stadion Madya Senayan.

Asian Games 2018 akan dimulai kurang dari 60 hari lagi. PASI terus menggenjot persiapan atlet-atletnya meski hasil uji coba terakhir sudah menunjukkan prestasi terbaik.

Dari hasil uji coba di Korea Terbuka, 16-17 Juni lalu, tim atletik Indonesia sukses merebut tiga medali emas dari nomor tim estafet putra 4x100 meter (Yaspi Boby dkk), nomor 100 meter (Rio Maholtra) dan lompat jauh atas nama Sapwaturrahman. Sementara medali perak diraih Emilia Nova (100 meter lari gawang) dan perunggu atas nama Eki Febri Ekawati (tolak peluru).


"Ya kami bersyukur artinya progres latihan on the track. Tapi, negara lain juga persiapkan dengan baik. Kemarin di Korea juga belum turun semua yang utama karena beberapa berkompetisi di luar negeri juga," kata Wakil Kepala Bidang Pembinaan Prestasi Olahraga PASI, Mustara Musa, kepada detikSport, Rabu (20/6/2018).

"Yang lainnya kami berharap dengan 60 hari tersisa menuju Asian Games tidak ada hal yang mengganggu baik teknis maupun nonteknis," tambahnya.

Masih menurut Mustara, para atletnya kini sudah kembali ke tanah air dan melanjutkan latihan di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, sampai Asian Games nanti.

"Semua akan dipusatkan di Stadion Madya. Jadi atlet-atlet yang biasanya latihan di daerah seperti Maria Londa yang biasanya latihan di Bali akan di Jakarta terus," tuturnya.


Di Asian Games 2018, PASI mematok target medali emas, salah satunya lewat Sapwaturrahman di nomor lompat jauh putra. Saat ini lompatan terbaik Sapwa adalah 7,98 meter. Lompatan yang dia raih di Korea itu juga sekaligus memecahkan rekor 33 tahun lalu atas nama Agus Reza Irawan dengan lompatan sejauh 7,85 meter.

"Ya andalan menurut kami bukan berarti jadi tumpuan atau beban. Seperti Sapwa, Idan Fauzan Richsan, dan Lalu Muhammad Zohri ini merupakan generasi baru. Yang jelas target tidak berubah dan kami konsisten dengan program latihan sepanjang tahun dan kompetisi berjenjang. Kami harap generasi lainnya bangkit meski nanti tidak menjadi bintang di Asian Games sekarang," katanya.


(mcy/mfi)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed