Pada seleksi terakhir tim inti angkat besi yang digelar di Mess Kwini, Senen, Kamis (28/6/2018), Eko berhasil mengangkat angkatan snatch di angka 142 kg dan angkatan clean and jerk di 173 kg.
Angkatan ini lebih baik dari tes kelima angkat besi, di mana Eko hanya mampu mengangkat total 310 kg. Perinciannya 138 angkatan snatch dan 172 kg clean and jerk.
Eko menyebut hasil ini sesuai dengan ekpetasinya. Kini tugasnya adalah menjaga level agar di Asian Games bisa mencapai puncak performa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perfomanya sudah masuk tapi belum 100 persen. Ya sekitar 95 persen lah. Artinya, secara psikis tetap harus ditingkatkan lagi karena dengan angkatan sebesar itu belum pernah dilakukan, bahkan saat latihan. Cuma semangat tanding saja yang akhirnya bisa dikeluarkan," ujar dia kemudian.
"Makanya ke depan, setiap latihan minimal sudah terbiasa dengan snatch 140 kg dan clean and jerk 170 kg. Jadi total 310 harus bisa. Jadi saat tanding, angkatan snatch keduanya bisa kena 145 kg atau 147 kg. Jadi meninggalkan yang lain, nanti tinggal atur emasnya di angkatan berapa."
"Begitu juga dengan clean and jerknya, minimal awalannya langsung 170 kg karena lawan mengejar 180 kg pasti berat. Tapi itu jadi strategi bersama pelatih. Intinya 50 hari ke depan terus mencoba angkatan segitu."
Selain angkatan yang sudah harus maksimal, Eko juga akan berupaya untuk menjaga fokus kondisi serta berat badannya tetap sesuai kelas.
"Selain itu, harus dijaga juga berat badan jangan over lagi. Kemarin belum optimal tapi sekarang harus lebih bagus. Jadi nutrisi, makanan, vitamin, harus benar-benar dijaga," dia menambahkan.
Tonton juga video: "Ada Unsur 'Kekerasan', Alya Mantap Jadi Atlet Polo Air"
(mcy/raw)












































