DetikSport
Minggu 22 Juli 2018, 11:59 WIB

China Tak Bisa Tampil di Angkat Besi Asian Games, Indonesia Pede

Mercy Raya - detikSport
China Tak Bisa Tampil di Angkat Besi Asian Games, Indonesia Pede Eko Yuli Irawan sedang berlatih di pelatnas angkat besi. (Agung Pambudhy/detikSport)
Jakarta - Tim nasional angkat besi Indonesia tak perlu mengubah perhitungan di Asian Games 2018. International Weightlifting Federation (IWF) menyatakan China tak bisa tampil.

PB PABBSI sempat dikejutkan dengan daftar atlet pada kontingen China yang diterima Panitia Pelaksana Asian Game 2018 (INASGOC). Dalam daftar tersebut, China mendaftarkan lifter.

Mereka adalah Lijun Chen, Wei Deng, Fabin Li, Zhihui Hou, Suping Meng, Tao Tian, Zhe Yang, Zhiyong Shi, Whangli Zhang, Guiming Chen, Xiaojun Lyu, Zhouyu Wang, Dayin Li, Cheng Meng, dan Yajun Li. Padahal, China tengah menjalani sanksi karena keterlibatan mereka atas doping. Keterlibatan itu dibuktikan lewat analisis ulang oleh Badan Anti Doping Dunia (WADA) pada sample Olimpiade 2008 Beijing. Mereka dihukum mulai Oktober 2017 sampai Oktober 2018.

PABBSI mendesak INASGOC untuk melakukan verifikasi data. Di lain sisi, federasi melakukan koordinasi langsung dengan IWF untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Sebab, jika dibiarkan akan mempengaruhi proyeksi medali emas angkat besi Indonesia.



IWF telah mengirimkan surat disertakan nama-nama yang masuk dalam daftar dan dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk bertanding di Asian Games. Surat dikirim oleh Dr. Lilla Sagi, selaku IWF Legal Junior Counsel.

"Ya, kami on fire terus dengan ada atau tidak adanya China. Artinya latihan tetap dan evaluasi terus dilakukan," kata pelatih sekaligus manajer tim angkat besi, Dirdja Wihardja, Minggu (22/7/2018).

"Kami juga tidak ada perubahan proyeksi medali. Masih tetap diharapkan datang dari Eko Yuli Irawan (kelas 62 kg) dan Sri Wahyuni (48 kg). Saya rasa Eko juga dengan hasil tes terakhir mulai meningkat terus perfomanya, begitu dengan Deni (yang diharapkan memberikan kejutan). Selama latihan dia sudah bisa menembus angkatan 140 kg untuk snatchnya," ujarnya.

"Sementara, Eko kami harap sudah bisa dengan angkatan total 320 kg. Itu untuk mengamankan medali emas," dia menjelaskan.


(mcy/fem)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed