Filipina Jamin Keamanan

Jelang SEA Games 2005

Filipina Jamin Keamanan

- Sport
Rabu, 03 Agu 2005 16:35 WIB
Jakarta - Gonjang-ganjing kondisi politik Filipina yang dianggap akan mempengaruhi SEA Games 2005 pada November mendatang tidak akan mempengaruhi SEA Games.Demikian tegas Dubes Filipina untuk Indonesia Shulan Primavera yang menyediakan waktu untuk bertemu wartawan di KONI Pusat, Rabu (3/6/2005) untuk meluruskan berita-berita mengenai kondisi politik Filipina, yang sedang ramai oleh demonstrasi menuntut mundurnya Presiden Gloria Macapagal Arroyo.Shulan menjelaskan bahwa aksi demo dan proses hukum di Filipina tidak mengganggu persiapan SEA Games XXIII. Menurutnya demonstrasi dan kondisi politik tak ada hubungannya dengan kegiatan olahraga."Kami optimis SEA Games bisa dilakukan sesuai jadwal dengan sukses. Walaupun ada berita macam-macam, persiapan tetap berjalan," tutur Shulan dalam bahasa Inggris.Dijelaskannya ancaman impeachment terhadap presiden Aroyo memang tengah jadi perbincangan. Namun ditegaskannya lagi konsisi ini tidak akan punya efek terhadap SEA Games. "Kegiatan pemerintah berjalan seperti biasa walaupun presiden sedang menghadapi kondisi impeachment. Tetapi semua berjalan normal. Kondisi Filipina dan Indonesia hampir sama. Di Filipina juga bebas. Orang-orang melakukan demo di pinggir jalan, tetapi tidak ada pembakaran," lanjut Shulan.Sementara itu Rafael Sequis, Wakil Bidang Luar Negeri menambahkan bahwa perwakilan-perwakilan peserta SEA Games tidak ada yang mempermasalahkan kondisi Filipina setelah melakukan kunjungan beberapa waktu lalu."Ibu Rita Subowo (Sekjen KONI), Malaysia, Thailand serta Singapura sudah melihat persiapan kam, dan tidak ada permasalahan. Kami sangat komitmen karena ingin menjadikan SEA Games ini sebagai yang terbaik," kata Rafael.Rafael kemudian mengungkapkan kalau misalnya ada impeachment dan pengadilan, sekurang-kurangnya proses tersebut memakan waktu satu tahun. Jadi semuanya itu tidak memiliki pengaruh langsung. Saat ditanya detiksport tentang siapa yang akan membuka SEA Games, Rafel menjawab, "Tetap Presiden". (lom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads