detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Kamis, 09 Agu 2018 17:03 WIB

Erick Thohir: Venue Asian Games Tinggal Sentuhan Akhir

Erwin Dariyanto - detikSport
Istora GBK, Senayan. (Grandyos Zafna/detikSport) Istora GBK, Senayan. (Grandyos Zafna/detikSport)
Jakarta - Asian Games 2018 bergulir sebentar lagi. Ketua panitia pelaksana (INASGOC), Erick Thohir, menyebut venue Asian Games tinggal membutuhkan sentuhan akhir.

Asian Games memang dibuka secara resmi pada 18 Agustus. Opening ceremony digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (18/7/2018).

Tapi, laga perdana bergulir sepekan sebelumnya. Tepatnya, Jumat (10/7) dengan memanggungkan Laos lawan Hong Kong dan Palestina versus Taiwan di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi.




"Sebetulnya kalau dibilang 10 sampai 11 hari lagi ada koreksi. Atlet sudah datang itu hari ini (Selasa), karena pertandingan sepak bola sudah mulai tanggal 10. Jadi, kalau ditanya persiapannya ya sudah siap, sudah jalan," kata Erick dalam Blak-blakan detikcom.

"Kalau saya lihat venue-venue Insya Allah tidak ada isu karena memang venue-venue itu kan sebagian besar sudah disiapkan pemerintah pusat dan daerah," dia menambahkan.

Dengan venue yang sudah tersedia itu, INASGOC tinggal memolesnya agar layak digunakan untuk siaran langsung dan mengakomodasi tim-tim tamu serta penonton.

"Kami punya tugas, di mana venue-venue yang diberikan pemerintah pusat dan daerah itu, tidak semuanya standar broadcasting. Karena dari 465 event, 70 persen live. Kalau live itu lampunya lampu broadcast, bukan lampu pertandingan," ujar pria yang juga menjabat sebagai bos Mahaka itu.

"Apalagi, yang diberikan pemerintah itu tidak ada branding atau merek Asian Games. Nah, itulah kenapa kita branding lagi Asian Games," ujar Erick.

"Ditambah venue-venue itu tidak mungkin disiapkan semua sesuai kemauan kita. Contohnya, panahan itu atlet bertanding dari jam 8 sampai jam 14.00. Terus makannya bagaimana? Masa dikasih nasi kotak. Nah, terpaksa kami bikin tenda di situ untuk makan prasmanan, tidak bisa nasi kotak," kata dia.

"Venue yang dari swasta lebih lagi. Itu kan kayak gudang, sebut saja exhibiton center. Kami harus tambah kursi dan lampu. Nah, ini yang kita terus bergerak merapikan. Jadi, kalau ditanya sudah siap? Venue mayoritas sudah siap, tapi banyak juga yang sedang di touch up dalam arti ditambah lampu wifi dan ini on going," dia menegaskan.


(fem/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com