detiksport
Follow detikSport
Jumat, 17 Agu 2018 19:57 WIB

Usai Defile di Opening Ceremony Asian Games, Atlet Disuguhi Hiburan Menarik

Mercy Raya - detikSport
Stadion Utama gelora Bung Karno (SUGBK) akan menjadi lokasi opening ceremony Asian Games 2018. (Fred Dufour/AFP) Stadion Utama gelora Bung Karno (SUGBK) akan menjadi lokasi opening ceremony Asian Games 2018. (Fred Dufour/AFP)
Jakarta - Kontingen 45 negara peserta akan disuguhi tontonan menarik saat pembukaan Asian Games 2018. Usai defile, para atlet bisa duduk di tribune VVIP.

Pembukaan Asian Games 2018 akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SU GBK), Sabtu (18/8). Acara itu dimulai pukul 19.00 WIB dan bakal disiarkan oleh SCTV, Indosiar, O Channel, TVRI, Metro TV, dan TV One.

CEO PT Netmediatama Televisi, Wishnutama, yang ditunjuk untuk menjadi creative director untuk seremoni pembukaan Asian Games 2018 telah menyiapkan acara yang diklaim bakal menjadi termegah di dunia. Mengalahkan pembukaan Olimpiade yang pernah ada.

Penanggung jawab koreografi Opening Ceremony Asian Games 2018, Denny Malik, menyebut tarian kolosal dengan melibatkan 4.000 penari menjadi sajian utama. Tarian itu dibagi menjadi beberapa sesi, yakni pembukaan (salam), water (air), wind (angin), earth (bumi), fire (api), kemudian cosmo (kekinian).




Semua konsep itu akan ditampilkan pada sebuah panggung yang megah di SU GBK. Di sana akan terdapat gunung berikut air terjunnya.

"Setting panggungnya nanti akan menjadi yang terbesar yang pernah ada. Bahkan lebih dari pembukaan Olimpiade karena ada air terjun dan elemen lainnya di panggung tersebut," kata Denny saat dihubungi Jumat (17/8/2018).

Selain menyajikan tampilan panggung yang luar biasa, kontingen atlet negara-negara peserta yang melakukan defile di SUGBK tidak dibiarkan berdiri. Melainkan disiapkan kursi VVIP untuk para atlet duduk di bangku tersebut dan menikmati sajian selama kurang lebih 40 menit tersebut.

"Jadi sebelum parade atlet, para penari akan melakukan doa, setelah itu akan ada tarian selamat datang kepada para tamu. Tarian Garis Indonesia yang dilakukan oleh 1.600 penari wanita yang merupakan pelajar. Mereka akan menyambut dengan ucapan salam dari muslim mencirikan bangsa kita yang mayoritas beragama Islam," katanya.

"Setelah itu, atlet melakukan parade. Selama ini, jika Olimpiade atau Asian Games, SEA Games, atau multievent lainnya biasanya mereka salam. Sekarang, setelah atletnya parade setelah itu diberi tempat duduk. Jadi mereka itu dihibur dan menikmati sajian. Ada 15 kursi kami siapkan untuk (masing-masing) 45 negara," ujarnya.

"Jadi mereka nonton langsung. Kami suguhkan sajian karena sebenarnya kan bintangnya mereka, atlet-atlet tersebut. Dan saya berani jamin ini bakal menjadi pertunjukan termegah karena dari segi tarian, kostum, itu tidak ada di belahan dunia mana pun," kata dia.

(mcy/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed