detiksport
Follow detikSport
Kamis, 30 Agu 2018 07:22 WIB

Eko Yuli Irawan Bidik Emas Olimpiade 2020

Okdwitya Karina Sari - detikSport
Eko Yuli Irawan membidik medali emas Olimpiade 2020. (Foto: Money Sharma/AFP Photo) Eko Yuli Irawan membidik medali emas Olimpiade 2020. (Foto: Money Sharma/AFP Photo)
Jakarta - Lifter Eko Yuli Irawan termotivasi dengan medali emas yang diperolehnya di Asian Games 2018. Eko kini membidik emas di Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang.

Turun di kelas 62 kg, Eko menjadi yang terbaik se-Asia dengan total angkatan 311 kg. Lifter berusia 29 tahun itu mengalahkan para pesaingnya; Trinh Van Vinh asal Vietnam (perak) dan Adkhamjon Ergashev asal Uzbekistan (perunggu).

Ini menjadi medali emas pertama Eko di Asian Games. Sebelumnya, lifter asal Lampung itu meraih medali perunggu di Guangzhou 2010 dan Incheon 2014.


Diakui Eko, medali emas Asian Games menjadi pelecutnya untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi. Eko ingin menuntaskan penasaran di Olimpiade, usai menyabet medali perak (2016) dan dua kali perunggu (2008, 2012).


"Ya mungkin di Indonesia baru satu-satunya (atlet yang selalu meraih medali di tiga Olimpiade beruntun). Tapi memang untuk emas, kita berjuang untuk medali emas karena itu memang cita-cita dan target pribadi," ungkap Eko di acara Mata Najwa yang ditayangkan Trans7, Rabu (29/8/2018).

"Karena memang itu, di sisi lain, kejuaraan terbesar ya Olimpiade itu. Jadi siapa yang ngga mau. Seperti kemarin (2014) sebenarnya ada peluang meraih medali emas, tapi dapatnya perak jadi rasa senangnya itu kurang, masih ada kekecewaan."

"Asian Games ini mendapatkan medali emas, semoga bisa menjadi lompatan kesana, bisa lebih semangat lagi dan mudah-mudahan pemerintah bisa membantu persiapan yang lebih baik lagi ke depan," harap Eko.



Saksikan juga video 'Standing Applause dan Jempol Jokowi untuk Aksi Eko Yuli':

[Gambas:Video 20detik]

(rin/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed